Berikut Inovasi Pelayanan Publik di Medan Menurut Rico Waas!
Kitakini.news - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menekankan pentingnya inovasi dalam pelayanan publik untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Dalam Rapat Kerja IV Pembangunan Kota dengan tema Peningkatan Kualitas dan Cakupan Pelayanan Publik di Balai Kota, Rico Waas mengajak jajaran Perangkat Daerah agar lebih adaptif dan berempati, sehingga layanan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Baca Juga:
Meskipun Pemerintah Kota (Pemko) Medan meraih nilai A dalam penilaian kinerja pelayanan publik tahun 2025, Rico Waas menegaskan bahwa penilaian sejati datang dari kepuasan warga. "Penilaian sesungguhnya bukan di atas kertas, tapi dari senyum dan kepuasan masyarakat. Jika masyarakat masih mengeluh, artinya kerja kita belum maksimal," kata Rico Waas di hadapan pimpinan Perangkat Daerah dan para Camat. Pernyataan ini menyoroti fakta bahwa pelayanan publik bukan sekadar prosedur, melainkan interaksi manusia yang melibatkan komunikasi dan empati.
Rico Waas menjelaskan bahwa pelayanan publik melampaui aspek teknis dan struktur organisasi. Ia menekankan peran sumber daya manusia dalam memahami kebutuhan masyarakat. "Yang terpenting bukan hanya apa yang diberikan pemerintah, tetapi bagaimana layanan tersebut dipahami dan dirasakan oleh masyarakat," sambungnya.
Hal ini membuka peluang untuk integrasi layanan antar-Perangkat Daerah, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Bagian Organisasi dan Tata Laksana, agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan koordinasi yang baik, warga Medan bisa mendapatkan pelayanan yang utuh, mulai dari administrasi kependudukan hingga kesehatan, tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.
Dalam rapat tersebut, beberapa Perangkat Daerah memaparkan capaian 2025 dan rencana aksi 2026. Rico Waas memberikan masukan kritis untuk memastikan inovasi ini menghasilkan dampak nyata, seperti waktu tunggu yang lebih singkat untuk layanan kesehatan atau proses pencatatan sipil yang lebih efisien. Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, menambahkan bahwa setiap layanan harus didukung Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas. "Masyarakat hanya butuh kepastian terhadap pelayanan yang kita berikan sehingga mereka merasa puas," ujarnya.
Inisiatif ini diharapkan membawa nilai tambah bagi warga Medan, seperti peningkatan produktivitas melalui layanan yang lebih responsif dan pengurangan keluhan publik. Dengan pendekatan ini, PemkoMedan bertujuan menciptakan lingkungan di mana pelayanan publik menjadi mitra kehidupan sehari-hari, mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Warga yang merasakan perubahan ini bisa lebih fokus pada aktivitas produktif, dari berwirausaha hingga menikmati fasilitas kesehatan yang lebih baik.
PSMS Lengah di Pengujung Laga, Garudayaksa Amankan Kemenangan
Prof Azhari Akmal: YPSIM Menjawab Keutuhan Indonesia Masa Depan yang Tumbuh Bersama dalam Toleransi
Modal Dua Kemenangan, PSMS Medan Percaya Diri Hadapi Garudayaksa
Dugaan Kelalaian Medis, Advokat di Medan Polisikan Oknum Dokter Spesialis Kandungan
Sepanjang 2025, Bobby Nasution Benahi 44,9 Km Jalan Provinsi