Medan Tingkatkan Akses Kesehatan Berkualitas dengan Dukungan Alat Medis Canggih dari Kementerian Kesehatan
Kitakini.news - Pemerintah Kota Medan terus berkomitmen untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga, dengan fokus pada penguatan rumah sakit daerah seperti RSUD dr Pirngadi. Langkah ini tidak hanya memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan layanan medis yang lebih modern dan efisien, termasuk diagnosis dini penyakit serius seperti kanker.
Baca Juga:
Dalam upaya ini, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, melakukan kunjungan ke Kementerian Kesehatan RI di Jakarta dan diterima oleh Wakil Menteri Kesehatan, Dr. Benyamin Paulus Octavianus. Pertemuan tersebut menghasilkan dukungan konkret berupa penyediaan alat kesehatan strategis untuk RSUD dr Pirngadi, yang diharapkan dapat mempercepat diagnosis dan perawatan pasien.
"Alat-alat seperti Cathlab untuk prosedur jantung, CT Scan untuk pencitraan tubuh, dan IHK untuk pemeriksaan jaringan kanker akan segera tiba pada Februari mendatang," kata Zakiyuddin Harahap. "Ini akan membantu dokter memberikan pelayanan yang lebih akurat dan cepat, sehingga pasien tidak perlu jauh-jauh ke luar kota untuk perawatan spesialis."
Dukungan ini sejalan dengan rencana pembangunan infrastruktur RSUD dr Pirngadi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang akan memperluas kapasitas rumah sakit. Dengan fasilitas yang lebih lengkap, RSUD dr Pirngadi diharapkan menjadi pusat rujukan utama di Sumatera Utara, mengurangi beban rumah sakit swasta dan meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan daerah.
Selain sarana fisik, pertemuan juga membahas tantangan kekurangan dokter spesialis, yang sering menghambat akses kesehatan di daerah. Zakiyuddin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mengatasi masalah ini. "Kami perlu mendorong tenaga medis lokal kembali ke daerah asal setelah pendidikan, agar pelayanan kesehatan lebih merata," ujarnya.
Wakil Menteri Kesehatan, Dr. Benyamin Paulus Octavianus, menambahkan bahwa manajemen rumah sakit harus dioptimalkan untuk menarik tenaga medis. "Rumah sakit yang efisien dan memiliki pendapatan baik akan secara alami menarik dokter spesialis. Ini bukan hanya tentang jumlah pegawai, tetapi juga tentang kualitas pelayanan yang berkelanjutan," katanya.
Dengan langkah-langkah ini, warga Medan dapat mengharapkan peningkatan signifikan dalam deteksi dini penyakit, pengurangan waktu tunggu perawatan, dan penguatan sistem kesehatan lokal. Ini memberikan nilai tambah bagi masyarakat, seperti penghematan biaya dan peningkatan harapan hidup, sambil mendukung pembangunan kesehatan yang lebih inklusif di Indonesia. Pemerintah Kota Medan optimistis bahwa inovasi ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi kesehatan publik.
Sinergi Lintas Lembaga Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Kota Medan
Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan, Progres Signifikan Menuju Penyelesaian Tepat Waktu
Kritik Etis di DPRD Medan, Sekda 'Nempel' di Kursi Wakil Wali Kota, Dicap Penyimpangan Kekuasaan
Ombudsman RI Soroti Keluhan Warga Medan Soal Regulasi PBG, Pemko Janji Perbaikan Cepat
Wakil Wali Kota Medan Desak IPQAH Bina Imam Masjid Tingkatkan Kefasihan Bacaan Alquran