BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Perairan Belawan hingga 23 Januari 2026
Peringatan tersebut disampaikan pada Senin (19/1/2026) menyusul adanya peningkatan pasang air laut yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat pesisir.
Berdasarkan informasi resmi BMKG Wilayah I Medan, fenomena pasang laut diperkirakan terjadi selama periode 19 hingga 23 Januari 2026. Ketinggian pasang air laut diprediksi mencapai 2,3 meter, dengan potensi pasang tertinggi mencapai hingga 2,5 meter.
Baca Juga:
BMKG memprakirakan puncak pasang laut akan terjadi pada dua waktu utama, yakni pada dini hari sekitar pukul 02.00 hingga 04.00 WIB serta pada sore hari sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, genangan air laut berpotensi meluas ke kawasan permukiman pesisir, pelabuhan, tambak, dan akses jalan di sekitar perairan Belawan.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir Belawan dan sekitarnya agar meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan air laut yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta berpotensi menimbulkan kerugian material.
Selain masyarakat pesisir, peringatan dini ini juga ditujukan kepada nelayan, operator pelabuhan, serta pengguna transportasi laut agar lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca serta pasang surut air laut selama periode tersebut.
BMKG Wilayah I Medan juga mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG. Informasi terkini dapat diakses melalui situs web bbmkg1.bmkg.go.id, akun Instagram @bmkg.belawan, aplikasi mobile INFO BMKG, serta layanan WhatsApp di nomor
BMKG berharap informasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan instansi terkait, serta disebarluaskan guna meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan akibat banjir rob.
Tag SEO Google (gunakan tanda koma):
DPRD Medan Berantas Penimbunan Mangrove Ilegal, Lindungi Warga dari Banjir Rob