Rabu, 14 Januari 2026

Banjir Tapsel, Ratusan Warga Dusun Sibara-bara Buat Tenda Darurat

Efendi Jambak - Rabu, 26 November 2025 16:30 WIB
Banjir Tapsel, Ratusan Warga Dusun Sibara-bara Buat Tenda Darurat
(Kitakini.news/Efendi Jambak)
Sejumlah warga mendirikan tenda darurat di wilayah perbukitan untuk menghindari banjir bandang yang melanda desa mereka, sebagian tempat berteduh dari hujan, sembari menunggu bantuan dari pemerintah.

Kitakini.news -Ratusan warga korban banjir di Dusun Sibara-bara, Pardomuan Setia Baru, Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, kini membutuhkan bantuan setelah dua hari bertahan di pengungsian. Kondisi banjir yang semakin meluas membuat warga terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Baca Juga:

"Terdapat sekitar 500 warga dari 160 kepala keluarga kini butuh perhatian," ujar Kepala Desa Simataniari, Hasian Harahap, kepada awak media di lokasi pengungsian, Rabu (26/11/2025).

Hasian menambahkan, ratusan warga tersebut mengungsi ke lokasi yang lebih aman, termasuk kawasan perbukitan dan rumah-rumah warga yang tidak terdampak banjir.

Menurut Hasian, minimnya fasilitas membuat warga mendirikan tenda darurat secara swadaya. Hingga kini, bantuan berupa tenda resmi, dapur umum, dan layanan kesehatan belum tersedia.

"Warga terpaksa memasang tenda-tenda darurat karena fasilitas pengungsian belum ada yang dipasang pemerintah," bebernya.

Banjir di Simataniari dipicu meluapnya Sungai Batang Toru dan Sungai Sangkunur setelah hujan deras melanda wilayah itu secara terus menerus. Ketinggian air disejumlah titik bahkan mencapai tiga meter, memutus akses dan merendam permukiman warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel, Julkarnaen Siregar, mengatakan pihaknya masih berupaya untuk dapat masuk ke lokasi banjir di Desa Simataniari. Hambatan utama adalah akses jalan nasional yang tertutup material longsor.

"Di Kecamatan Angkola Barat, badan jalan nasional tertimpa longsor. Material yang menutupi jalan belum selesai dievakuasi sehingga kendaraan terhambat," terang Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapsel, Idham Halid Pulungan.

Ia memastikan BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan relawan terus berupaya membuka akses sambil menyalurkan bantuan ke lokasi yang dapat dijangkau. Namun medan yang sulit membuat proses penanganan tidak dapat dilakukan cepat.

Warga berharap bantuan logistik, tenda, makanan siap saji, serta layanan kesehatan segera diberikan mengingat kondisi cuaca masih tidak menentu dan potensi banjir susulan masih tinggi.

Pemerintah daerah juga mengimbau warga tetap waspada terhadap curah hujan yang masih berpotensi meningkat. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kembali Dihantam Banjir, Tembok Sekolah Jebol dan Bangunan Hunian Sementara Ambruk

Kembali Dihantam Banjir, Tembok Sekolah Jebol dan Bangunan Hunian Sementara Ambruk

Pimpin Apel Perdana, Haikel Tekankan Empati Bencana dan Integritas Polres Tapteng

Pimpin Apel Perdana, Haikel Tekankan Empati Bencana dan Integritas Polres Tapteng

Ketua F-PAN DPRD Sumut Bersama BM PAN dan PUAN Batubara Salurkan Bantuan Bencana ke Batangtoru

Ketua F-PAN DPRD Sumut Bersama BM PAN dan PUAN Batubara Salurkan Bantuan Bencana ke Batangtoru

Nicholas Saputra Turun ke Aceh, Bawa Perlengkapan Sekolah Anak SD

Nicholas Saputra Turun ke Aceh, Bawa Perlengkapan Sekolah Anak SD

Banjir Rendam Pasar Tradisional Rokan Hulu, Aktivitas Lumpuh

Banjir Rendam Pasar Tradisional Rokan Hulu, Aktivitas Lumpuh

XLSMART dan Rumah Tahfiz Muslimin Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

XLSMART dan Rumah Tahfiz Muslimin Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Komentar
Berita Terbaru