Selasa, 13 Januari 2026

Zeira Desak APH Usut Tuntas Pembalakan Hutan Penyebab Banjir dan Longsor

Heru - Rabu, 26 November 2025 12:55 WIB
Zeira Desak APH Usut Tuntas Pembalakan Hutan Penyebab Banjir dan Longsor
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Wakil Ketua Komisi A DPRS Sumatera Utara, Zeira Salim Ritonga

Kitakini.news -Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Zeira Salim Ritonga mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan pembalakan hutan (Ilegal Logging) yang diduga menjadi penyebab utama banjir bandang dan longsor di beberapa daerah di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sibolga, Tapsel, Taput, dan Madina.

Baca Juga:

Desakan ini muncul sebagai respons terhadap kejadian bencana alam yang kerap melanda kawasan tersebut setiap tahunnya.

Zeira menegaskan bahwa bencana banjir dan tanah longsor yang berulang kali terjadi bukan hanya sekadar musibah alam semata.


Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengungkapkan bahwa kegiatan ilegal logging telah merusak ekosistem hutan secara sistematis dan massif, sehingga memperlemah kestabilan tanah dan meningkatkan risiko bencana.

"Pembalakan liar ini harus ditangani secara serius. Jangan sampai keuntungan sesaat dari aktivitas ilegal tersebut mengorbankan keselamatan warga," tegas Zeira.

Ia juga mengingatkan bahwa berbagai tayangan di media sosial menunjukkan banyaknya gelondongan kayu yang terbawa arus sungai menuju pemukiman warga.

Situasi ini memperlihatkan betapa masifnya kegiatan ilegal logging di kawasan hutan tersebut. Tidak hanya mengancam keamanan lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerugian ekonomi dan kehilangan nyawa manusia jika bencana tidak segera diatasi.

Zeira juga mendesak Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) harus segera membentuk tim khusus untuk menyelidiki sumber kayu yang masuk ke pasar gelap serta menindak pelaku illegal logging secara tegas.


Ia juga mengimbau masyarakat agar turut aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait pembalakan liar demi mencegah kerusakan lebih jauh.

Lebih lanjut Zeira menerangkan, aksi nyata dari pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai illegal logging serta memitigasi dampaknya terhadap banjir dan longsor yang kerap melanda Sumatera Utara.

"Keberlanjutan ekosistem harus dijaga sebagai warisan penting bagi kehidupan masa depan bangsa Indonesia," tandasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Timbul Sibarani: Pemimpin Golkar Sumut ke Depan Harus Mampu Besarkan Partai dan Merangkul Semua Kalangan

Timbul Sibarani: Pemimpin Golkar Sumut ke Depan Harus Mampu Besarkan Partai dan Merangkul Semua Kalangan

Ketua F-PAN DPRD Sumut Bersama BM PAN dan PUAN Batubara Salurkan Bantuan Bencana ke Batangtoru

Ketua F-PAN DPRD Sumut Bersama BM PAN dan PUAN Batubara Salurkan Bantuan Bencana ke Batangtoru

Save the Children Indonesia Distribusikan Perlengkapan Sekolah di SD Lopian

Save the Children Indonesia Distribusikan Perlengkapan Sekolah di SD Lopian

Jembatan Sei Litur Langkat Rampung Dibangun, 4 Ribu Warga Tak Lagi Terisolir

Jembatan Sei Litur Langkat Rampung Dibangun, 4 Ribu Warga Tak Lagi Terisolir

Potongan Kayu Gelondongan dan Batu Masih Menumpuk di Aliran Sungai Siondop

Potongan Kayu Gelondongan dan Batu Masih Menumpuk di Aliran Sungai Siondop

BTN Dukung Danantara Bangun Huntara Masyarakat Terdampak Bencana di Tamiang

BTN Dukung Danantara Bangun Huntara Masyarakat Terdampak Bencana di Tamiang

Komentar
Berita Terbaru