Rabu, 21 Januari 2026

Ibu dan Tiga Anaknya Meninggal Tertimbun Longsor di Tapteng

Efendi Jambak - Selasa, 25 November 2025 11:32 WIB
Ibu dan Tiga Anaknya Meninggal Tertimbun Longsor di Tapteng
(Dok. Polres Tapteng)
Keempat korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa.

Kitakini.news -Bencana alam longsor melanda Dusun 1, Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa (25/11/2025) pagi. Peristiwa tragis itu menyebabkan empat warga yang merupakan satu keluarga meninggal dunia.

Baca Juga:

Kejadian longsor diperkirakan terjadi Selasa dini hari setelah hujan deras mengguyur wilayah Tapteng. Penemuan korban dimulai sekitar pukul 07.00 WIB.

Kepala Desa Mardame, Master Gultom bersama anaknya merasa curiga ketika melihat kondisi rumah korban yang tertutup, ditambah adanya bekas longsoran tanah di bagian belakang rumah.

Setelah melakukan pengecekan dan mendapati pintu rumah terkunci, Kepala Desa bersama warga berinisiatif mendobrak pintu. Saat dicek ke dalam, mereka mendapati salah satu kamar telah tertimpa material longsor dan menemukan keberadaan korban yang tertimbun.

Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Rindu Hutabarat, segera tiba di lokasi bersama masyarakat untuk melakukan proses evakuasi. Dari hasil evakuasi, ditemukan total empat korban meninggal dunia yang merupakan ibu dan tiga orang anaknya.

Adapun Identitas korban adalah Dewi Hutabarat (33) Ibu Rumah Tangga.Kemudian Tio Arta Rouli Lumbantobing (7) pelajar SD. Vania Aurora Lumbantobing (4) dan Ilona Lumbantobing (3).

Suami korban, Poliman Lumbantobing (37), diketahui sedang tidak berada di tempat karena sedang bekerja sebagai supir angkutan di luar kota.

Setelah berhasil dievakuasi, keempat jenazah korban telah disemayamkan di rumah keluarga di Dusun 1 Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis.

"Kepolisian dan Pemkab Tapteng mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana, khususnya di dekat tebing atau aliran air, untuk selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana longsor susulan, mengingat intensitas curah hujan di Tapteng masih tinggi," imbuh Bhabinkamtibmas Rindu Hutabarat.

Sementara pantauan media terligat Pemkab Tapteng berkoordinasi untuk memberikan pendampingan dan penanganan lebih lanjut terkait bencana ini (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Apresiasi Penutupan Izin 28 Perusahan, Yahdi: DPRDSU Akan Kawal Audit Izin Pemanfaatan Lahan

Apresiasi Penutupan Izin 28 Perusahan, Yahdi: DPRDSU Akan Kawal Audit Izin Pemanfaatan Lahan

Yahdi: Pengembalian TKD Rp1 T Percepat Pemulihan Pasca Banjir-Longsor

Yahdi: Pengembalian TKD Rp1 T Percepat Pemulihan Pasca Banjir-Longsor

Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan, Luas Konsesi Capai 1 Juta Hektare

Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan, Luas Konsesi Capai 1 Juta Hektare

Kapolres Tapteng Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Samapta, dan Kapolsek Sorkam

Kapolres Tapteng Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Samapta, dan Kapolsek Sorkam

Percepat Pemulihan, Ribuan Paket Kompor Gas Dibagi Kepada Jemaat 7 Gereja di Tapteng

Percepat Pemulihan, Ribuan Paket Kompor Gas Dibagi Kepada Jemaat 7 Gereja di Tapteng

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Perairan Belawan hingga 23 Januari 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Perairan Belawan hingga 23 Januari 2026

Komentar
Berita Terbaru