Viral, Video Dugaan Perundungan Anak di SMAN 1 Kabanjahe Karo
Kitakini.news -Dugaan intimidasi atau perundungan terhadap seorang pelajar yang terjadi di SMA Negeri 1 Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, beredar di media sosial. Akibat perundungan ini, si anak dikatakan sampai nekad mencoba bunuh diri dengan minum racun.
Baca Juga:
Dalam sebuah video berdurasi lebih dari 3 menit yang beredar di media sosial, tampak salah seorang guru bertengkar dengan seorang pria.
Pertengkaran ini di picu atas tudingan kepada seorang guru di SMA Negeri 1 Kabanjahe yang mengintimidasi seorang murid terkait kondisi ekonomi orangtuanya.Akibatnya sang anak dikatakan depresi hingga nekad mencoba bunuh diri dengan minum racun.
Terkait ini, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kabanjahe, Eddyanto Bangun, Kamis (25/9/2025), belum banyak memberikan keterangan saat dikonfirmasi wartawan melalui cellular.
Namun dikatakannya, peristiwa dalam video itu terjadi pada Juli 2025 lalu dan si anak saat ini sudah pindah, tidak lagi bersekolah di SMA Negeri 1 Kabanjahe.
Eddyanto Bangun sudah memberikan klarifikasi terkait tudingan intimidasi salah seorang gurunya kepada seorang siswanya terkait kondisi ekonomi orang tuanya.
Eddyanto menjelaskan, masalah bermula dari kelebihan bayar dana Program Indonesia Pintar atau PIP oleh Bank BNI kepada seorang siswi.
Pihak sekolah telah berupaya menyelesaikan masalah ini dengan menawarkan solusi pembayaran bertahap, namun tidak terealisasi.
Kepala sekolah juga membantah adanya kutipan uang sekolah sebesar Rp100.000 dan menegaskan bahwa sekolah berupaya menjaga nama baiknya.
Peristiwa pada video yang viral ini terjadi pada 24 Juli 2025 lalu kemudian mencuat di media sosial sekitar empat hari belakangan. (**)
XLSMART dan Rumah Tahfiz Muslimin Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Berangkat Sekolah, Siswi SMA Kecelakaan dengan Truk Pasir di Padangsidimpuan
Jaringan XLSMART Siap Sambut Natal dan Tahun Baru 2026
XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Kadisdik Tebing Tinggi Jadi Tersangka Baru Korupsi Pengadaan Smartboard