Ucapan “Tolol” Ahmad Sahroni Berujung Mutasi dari Komisi III ke Komisi I DPR

Kitakini.news - Nama Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Ahmad Sahroni, menjadi sorotan publik dalam dua pekan terakhir. Bukan karena prestasi atau kinerja politiknya, melainkan akibat ucapan kontroversial yang dilontarkannya disela kunjungan kerjanya ke Mapolda Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Sahroni menyebut bahwa orang yang meminta pembubaran DPR adalah "manusia tolol sedunia".
Baca Juga:
Ucapan tersebut langsung menuai reaksi keras dari masyarakat. Gelombang unjuk rasa terjadi di berbagai provinsi, termasuk di depan Gedung DPR RI. Situasi semakin memanas ketika seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas terlindas mobil taktis Brimob saat terjadi bentrokan dalam aksi demonstrasi di depan kompleks parlemen, Rabu (27/8). Peristiwa tragis ini membuat demonstrasi semakin meluas dan menyulut kemarahan publik terhadap DPR maupun terhadap Ahmad Sahroni secara pribadi.
Dampak dari pernyataannya, Fraksi Partai NasDem melakukan langkah cepat, Ahmad Sahroni dimutasi dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, yang membidangi urusan hukum, menjadi anggota Komisi I DPR yang menangani persoalan pertahanan, luar negeri, dan intelijen.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Franziskus Taslim, membenarkan keputusan tersebut. "Ya, benar," ujar Hermawi ketika dikonfirmasi, dikutip dari Tempo.co, Jumat (29/8/2025). Mutasi ini tertuang dalam surat bernomor F. NasDem. 758/DPR-RI/VIII/2025. Dalam dokumen itu dijelaskan, keputusan diambil berdasarkan hasil rapat pimpinan Fraksi Partai NasDem di DPR. "Dengan hormat kami sampaikan pergantian nama anggota Komisi III dan IV terhitung mulai 29 Agustus 2025 dari Fraksi Partai NasDem," demikian bunyi surat tersebut.
Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem kini diisi oleh Rusdi Masse Mappasessu, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Komisi IV. Surat pergantian anggota DPR tersebut ditandatangani oleh Ketua Fraksi NasDem, Viktor Bungtilu Laiskodat, dan Ahmad Sahroni sendiri selaku Sekretaris Fraksi NasDem. Surat itu kemudian diteruskan kepada pimpinan DPR serta pimpinan Komisi I, III, dan IV DPR untuk ditindaklanjuti.
Kontroversi bermula dari pernyataan Sahroni ketika melakukan kunjungan kerja di Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025). Saat itu, ia menanggapi tuntutan sejumlah pihak yang menyerukan agar DPR dibubarkan. "Apakah dengan membubarkan DPR masyarakat bisa lebih yakin dalam menjalani proses pemerintahan sekarang ini? Belum tentu," kata Sahroni.
Namun, ia kemudian menambahkan pernyataan yang memicu kemarahan publik. Menurutnya, kritik merupakan hal yang wajar, tetapi tidak seharusnya disampaikan dengan cara menghina atau mencaci maki. "Orang yang meminta bubarkan DPR adalah manusia tolol sedunia," tegasnya. Ucapan tersebut segera viral di media sosial X dan menuai respons negatif dari masyarakat.
Tidak lama berselang, Ahmad Sahroni mengunggah sebuah foto di akun Instagram pribadinya, @ahmadsahroni88. Foto itu menampilkan sosok pria bertopeng anonim dengan tulisan "Makin banyak orang tolol yang bangga akan ketololannya." Unggahan tersebut kembali memperbesar polemik di ruang publik dan memperburuk citra politikus asal NasDem itu.

20 Ucapan Lebaran Islami yang Menginspirasi untuk Menyampaikan Doa dan Harapan

Debt Collector di Sambas Tewas Ditikam Nasabah, Dipicu Utang Judi Online dan Ucapan Tak Sopan
