Rabu, 21 Januari 2026

Korban Gempa Turki Tembus 7.800 Orang

- Rabu, 08 Februari 2023 10:03 WIB
Korban Gempa Turki Tembus 7.800 Orang

Kitakini.news – Korban jiwa akibat gempa magnitudo yang mengguncang Turki dan Suriah menembus angka 7.800 orang. Hingga saat ini tim penyelamat bergerak cepat mengevakuasi para korban ditengah cuaca dingin yang membekukan.

Baca Juga:

Seorang pejabat PBB mengatakan bahwa ribuan anak-anak mungkin meninggal dunia dalam bencana ini. selain itu, saat skala bencana semakin jelas, total korban jiwa diperkirakan akan bertambah kembali.

Sementara itu, Presiden Turki Tayyip Erdogan mendeklarasikan masa darurat di 10 provinsi. Tapi warga di kota-kota yang terdampak gempa menyuarakan kegeraman dan amarah atas sedikit dan lambatnya respon pemerintah pada gempa bumi paling mematikan di Turki sejak 1999.

"Bahkan tidak ada satu orang pun di sini, kami di bawah salju, tanpa rumah, tanpa apa pun, apa yang harus saya lakukan, kemana saya bisa pergi? kata Murat Alinak yang rumahnya di Malatya ambruk, Selasa (7/2/2023), seperti dilansir dari Republika.co.id, Rabu (8/2/2023).

Seperti diketahui, gempa bermagnitudo 7,8 diikuti gempa kedua yang hampir sama kuatnya meruntuhkan gedung-gedung termasuk rumah sakit, sekolah dan blok apartemen. Bencana itu melukai puluhan ribu orang dan mengakibatkan banyak warga Turki dan utara Suriah menjadi tuna wisma.

Tim penyelamat kesulitan mencapai daerah-daerah yang paling terdampak gempa. Mereka terhalangan jalanan rusak, cuaca buruk, sedikitnya sumber daya dan beratnya peralatan. Beberapa daerah tidak dialiri listrik dan tidak memiliki bahan bakar.

Dengan sedikitnya bantuan cepat, warga menyisir puing-puing tanpa peralatan yang memadai untuk mencari orang-orang yang masih berada di bawah reruntuhan. Petugas kemanusiaan menyuarakan keprihatinan di Suriah yang sudah mengalami krisis kemanusian usai dilanda perang sipil selama 12 tahun.

Erdogan mendeklarasikan zona bencana dan masa darurat selama tiga bulan di 10 provinsi. Langkah ini mengizinkan pemerintah melewati parlemen untuk memberlakukan undang-undang dan membatasi atau menangguhkan hak asasi dan kebebasan.

Erdogan mengatakan pemerintah akan membuka hotel-hotel di pusat wisata Antalya sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang terdampak gempa. Erdogan akan menghadapi pemilihan umum berat tiga bulan lagi.

Wakil Presiden Turki Fuat Oktay mengatakan korban jiwa di negaranya menjadi 5.894 orang dan lebih dari 34.000 lainnya terluka. Pemerintah Suriah mengatakan korban tewas akibat gempa awal pekan ini sebanyak 1.932.

 



 

Redaksi 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?

Situs Klub Nilai Komentar Mo Salah “Memalukan”, Isyarat Pergi dari Liverpool Jadi Jalan Terakhir?

Tim Futsal Putra Terbaik se-Sumatera Siap Bertanding Babak Regional Final AXIS Nation Cup 2025 di Palembang

Tim Futsal Putra Terbaik se-Sumatera Siap Bertanding Babak Regional Final AXIS Nation Cup 2025 di Palembang

Muryanto Diperiksa KPK, Kemanan Kampus Intimidasi Larang Mahasiswa Protes

Muryanto Diperiksa KPK, Kemanan Kampus Intimidasi Larang Mahasiswa Protes

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Dipicu Masalah Pasokan

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Dipicu Masalah Pasokan

Inalum Genjot Produksi Green Aluminium dengan Teknologi Mutakhir Tiongkok

Inalum Genjot Produksi Green Aluminium dengan Teknologi Mutakhir Tiongkok

Raja Kungfu Dagestan Muslim Salikhov, KO Carlos Leal dalam 42 Detik di UFC Abu Dhabi

Raja Kungfu Dagestan Muslim Salikhov, KO Carlos Leal dalam 42 Detik di UFC Abu Dhabi

Komentar
Berita Terbaru