Jumat, 23 Januari 2026

“Bermain” Dengan Takaran, Mendag Segel Pabrik Distributor Minyakita di Karawang

Guruh Ismoyo - Kamis, 13 Maret 2025 15:04 WIB
“Bermain” Dengan Takaran, Mendag Segel Pabrik Distributor Minyakita di Karawang
(Istimewa)
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyegel Pabrik PT Artha Eka Global Asia (AEGA)

Kitakini.news- Pabrik PT Artha Eka Global Asia (AEGA) tak bisa lagi berusaha karena telah disegel oleh Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso karena dinilai telah melanggar aturan ketentuan takaran minyak gorang rakyat (Minyakita).

Baca Juga:

"Perusahaan ini sudah disegel dan tak bisa lagi menjalankan usahanya," ketus Budi kepada wartawan disela-sela temuan pabrik Minyakita di Karawan, Jawa Barat, Kamis (13/3/2025).

Budi mengungkapkan, dari cek lapangan yang dilakukan, pihaknya menemukan 140 Dus Minyakita dan 32.284 botol yang belum disii. Tak hanya itu juga ditemukan banyak botol kemasan Minyakita dengan ukuran yang tak sesuai dengan ketentuan takaran.

"Ketika diuji menggunakan metode volumetrik atau pengukuran volume dengan gelas ukur, volume minyak yang diperoleh hanya sekitar 800 Ml, lebih rendah 200 Ml dari ketentuan takaran Minyakita, yakni 1.000 Ml atau 1 Liter. Padahal, botol minyak terisi penuh," beber Budi.

Budi menyebutkan, langkah yang akan ditempuh setelah penyegelan tersebut adalah pencabutan izin berusaha PT Aega.Meskipun saat ini izin berusahanya belum dicabut, Budi memastikan PT Aega sudah tidak bisa menjalankan usaha.

Lebih lanjut Budi menerangkan, PT Aega menutup pabriknya yang berada di Depok, Jawa Barat dan pindah ke Karawang. Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga (PKTN) dan Satuan Tugas (satgas) Polri telah mendalami kasus Minyakita yang tidak sesuai takaran sejak, Jumat (7/3/2025).

Budi juga memastikan produk-produk Minyakita yang tidak sesuai dengan takaran akan ditarik dari pasaran agar tidak merugikan konsumen."Kami akan semakin masif dalam melakukan pengawasan terhadap produsen-produsen maupun pabrik-pabrik Minyakita," imbuhnya.

"Saat bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, kami terus melakukan pengawasan yang ketat kepada pelaku usaha. Tentunya ya, agar tidak melakukan hal yang sama seperti PT Aiga atau PT lain yang melakukan pelanggaran," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi Ungkap Titik Terang Kasus Hilangnya Rizki Nur Fadhilah: Bukan Korban TPPO tapi Ingin jadi Scammer

Polisi Ungkap Titik Terang Kasus Hilangnya Rizki Nur Fadhilah: Bukan Korban TPPO tapi Ingin jadi Scammer

Surya Instruksikan OPD Pemprovsu Monitoring Harga Kebutuhan Pokok

Surya Instruksikan OPD Pemprovsu Monitoring Harga Kebutuhan Pokok

Soal Pernyataan Mendagri Tentang Korupsi Dana Transfer ke Sumut, Ini Tanggapan Bobby.

Soal Pernyataan Mendagri Tentang Korupsi Dana Transfer ke Sumut, Ini Tanggapan Bobby.

Kemendagri Apresiasi Sumut Kondusif, Bobby Siap Aktifkan Siskamling

Kemendagri Apresiasi Sumut Kondusif, Bobby Siap Aktifkan Siskamling

Ricky Anthony Minta Pabrik Gula Kwala Madu Bantu Pengairan Sawah Warga

Ricky Anthony Minta Pabrik Gula Kwala Madu Bantu Pengairan Sawah Warga

F-PKS DPRS Sumut Dukung Pusat Batasi Kenaikan PBB Maksimal 100 Persen

F-PKS DPRS Sumut Dukung Pusat Batasi Kenaikan PBB Maksimal 100 Persen

Komentar
Berita Terbaru