Selasa, 13 Januari 2026

Minta Maaf Bukan Berarti Dosa-Dosa Pertamina Selesai Kepada Rakyat

Guruh Ismoyo - Rabu, 12 Maret 2025 14:26 WIB
Minta Maaf Bukan Berarti Dosa-Dosa Pertamina Selesai Kepada Rakyat
(Ahmed)
Ilustrasi: SPBU Nagalan 14.201.135, di Jalan Flamboyan Raya, Kota Medan, disegel oleh petugas kepolisian ini lantaran menjual bahan bakar minyak oplosan

Kitakini.news -Permintaan maaf yang disampaikan oleh PT Pertamina tidaklah cukup untuk menutupi dampak yang dirasakan oleh masyarakat konsumen. Seakan kesalahan dan dosa mereka selesai.

Baca Juga:

"Gembar-gembor Pertamax oplosan tak cukup dengan minta maaf saja. Seolah-olah dosa pertamina selesai. Bagaimana dengan kerugian konsumen. Ada inisiatif mereka untuk mengganti itu," ketus Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Mufti Anam melansir dari laman dpr.go.id, Rabu (12/3/2025).

Hal ini disampaikan Mufti merespon permasalahan terkait penemuan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax oplosan yang melibatkan PT Pertamina dan sub-Holdingnya.

Menurut Mufti, masyarakat konsumen membeli bahan bakar bukan untuk dikonsumsi, tapi untuk keperluan sehari-hari, seperti berkendara dari rumah ke kantor."Tidak bisa kita bayangkan bila seandainya kemudian Oksigen dikelola oleh Pertamina, jangan-jangan dioplos dengan Karbondioksida," tukasnya.

Maka dari itu, Mufti meminta Pertamina memberikan ganti rugi kepada masyarakat konsumen yang terdampak oleh masalah oplosan ini dengan memanfaatkan aplikasi My Pertamina.

"Mendengarkan kata Nitizen, menurut saya ada benarnya. Bagaimana untuk mengembalikan integritas Pertamina, ya harus ganti. Misalnya memberikan Pertamax secara gratis selama 1 tahun, meskipun itu tak mungkin. Paling tidak 1 Minggu atau 1 Bulan. Atau apalah yang bisa dilakukan, yang penting rakyat merasa ada upaya dari Pertamina untuk melakukan perbaikan," bebernya.

Mufti juga berharap, langkah-langkah konkret segera diambil Pertamina demi menjaga kepercayaan publik dan mengembalikan integritas perusahaan milik pemerintah ini. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bersama Bupati Batubara, Yahdi Khoir Tinjau Kesiapan Nataru, Pastikan Kebutuhan Aman

Bersama Bupati Batubara, Yahdi Khoir Tinjau Kesiapan Nataru, Pastikan Kebutuhan Aman

Antrian Kendaraan Sepanjang 1 KM Masih Terjadi di SPBU Sidimpuan

Antrian Kendaraan Sepanjang 1 KM Masih Terjadi di SPBU Sidimpuan

BBM Masih Langka di Tabagsel, ARS Desak Kepala Daerah dan Pertamina Tambah Kuota

BBM Masih Langka di Tabagsel, ARS Desak Kepala Daerah dan Pertamina Tambah Kuota

Klarifikasi Maruli Siahaan : Saya Tidak Bela TPL

Klarifikasi Maruli Siahaan : Saya Tidak Bela TPL

Sulit, Antrean Kendaraan Mengisi BBM di Pangururan Samosir Sampai 2 Kilometer

Sulit, Antrean Kendaraan Mengisi BBM di Pangururan Samosir Sampai 2 Kilometer

Usai Sidak Harga BBM, Satpol PP dan Tim Gabungan Dapat Apresiasi Warga Sidimpuan

Usai Sidak Harga BBM, Satpol PP dan Tim Gabungan Dapat Apresiasi Warga Sidimpuan

Komentar
Berita Terbaru