Silaturahmi ke Istana Negara, Said Aldi Undang Presiden Prabowo Hadir di MTQ Antar Bangsa
Kitakini.news- Ketua Umum Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia, Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM beserta jajaran datang ke Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/3/2025) untuk bersilaturahmi dengan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga:
Usai Silaturahmi, kepada wartawan Said Aldi mengungkapkan pihaknya mengundang Presiden Prabowo untuk hadir pada acara Musabaqah Tilawah Al Qur'an (MTQ) Antar Bangsa Tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Jakarta.
"Dalam silaturahmi tadi, DMDI Indonesia mengundang Bapak Prabowo Subianto, agar bisa menghadiri MTQ Antar Bangsa 2025 di Jakarta," ujar Said Aldi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2025).
Said Aldi juga menjelaskan, bahwa MTQ Antar Bangsa akan digelar, Kamis (20/3/2025) sampai Sabtu (22/3/2025) dan akan dihadiri Presiden DMDI Tun Seri Setia HM Ali Rustam, Yang di Pertua Negeri Melaka, Malaysia.
Namun, Tokoh Muda asal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ini belum dapat memastikan ihwal kehadiran Presiden Prabowo.
"Bapak Presiden tengah mengatur jadwal kegiatannya. Kita berharap dan doakan agar Beliau bisa hadir ya," tutur Said Aldi.
Masih kata Said Aldi, pada acara MTQ Antar Bangsa nantinya juga diselingi kegiatan bakti sosial.
"Sebanyak 5 ribu paket bantuan akan diberikan kepada fakir miskin, anak yatim, dan korban banjir di Jakarta Timur," imbuh Said Aldi.
Lebih lanjut Said Aldi menerangkan bahwa MTQ Antar Bangsa ini rutin digelar setiap tahun.
"Pada tahun 2024, acara tersebut digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan diikuti 12 negara yang terdiri dari 60 qori dan qoriah terbaik," pungkas Said Aldi. (**)
Incar Turis Lebih Banyak, Malaysia Mau Lebih Bersih dari Singapura
Pemuda Masjid Dunia dan Artha Graha Peduli Kolaborasi Bersihkan Masjid dan Vihara di Lokasi Bencana
BTN Dukung Danantara Bangun Huntara Masyarakat Terdampak Bencana di Tamiang
Prabowo Tinjau Proses Perbaikan Pasca Banjir Bandang di Sumut
Artha Graha Peduli dan DMDI Indonesia Kirim Alat Berat Serta Puluhan Ton Barang ke Aceh