Jumat, 23 Januari 2026

Banjir Bandang di Dairi Rusak Jaringan Air Bersih

Azzaren - Senin, 03 Maret 2025 14:34 WIB
Banjir Bandang di Dairi Rusak Jaringan Air Bersih
Teks foto : Jaringan air berupa pipa-pipa dan tempat penampungan air yang berada di perbukitan kini sudah hancur akibat diterjang banjir bandang. (Rudi)

Kitakini.news -Pasca diterjang banjir bandang, jaringan air bersih menuju rumah-rumah warga di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, rusak parah. Akibatnya warga kesulitan mendapatkan air bersih. Warga berharap ada perhatian dari pemerintah untuk membantu perbaikan jaringan air ini.

Baca Juga:

Bona Pintu Batu, salah satu pengusaha lokasi wisata dan penginapan di kawasan terdampak banjir bandang di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sabtu (1/3/2025), mengatakan jaringan air berupa pipa-pipa dan tempat penampungan air yang berada di perbukitan kini sudah hancur akibat diterjang banjir bandang.

Akibatnya, selang penyalur air bersih ke rumah-rumah warga kini tak lagi mengeluarkan air. Untuk sementara, warga menggunakan air bersih seadanya yang diambil dari desa lain yang tidak terdampak banjir bandang.

Warga berharap ada perhatian dari pemerintah atau dermawan untuk membantu memperbaiki jaringan air bersih ini.Sebelumnya banjir bandang menerjang 3 desa di kawasan tepian Danau Toba di Kecamatan Silahisabungan, Selasa (25/2/2025). Selain merusak jaringan air bersih, banjir bandang juga merusak sejumlah rumah warga, infrastruktur dan lokasi wisata di tepian Danau Toba.

Akibatnya sejumlah rumah warga, infrastruktur seperti jalan umum dan jembatan, serta lokasi wisata di tepian Danau Toba rusak.

Bupati Dairi Vickner Sinaga mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Selain banjir bandang, ada 15 Titik longsor di wilayah ini, dengan panjang total 800 meter dan hingga saat ini masih belum dapat dituntaskan.

Sehingga alat berat milik Pemkab Dairi belum bisa sampai ke titik lokasi untuk membersihkan material banjir.

Sejauh ini Pemerintah Kabupaten Dairi sudah melakukan langkah - langkah verifikasi lapangan, melakukan pembersihan material longsor dari badan jalan dan bekerja sama dengan stage holder terkait penanganan bencana.

Warga di minta untuk tetap bersabar dan dihimbau agar tetap waspada karena hingga saat ini curah hujan dinilai masih tinggi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BTN Dukung Danantara Bangun Huntara Masyarakat Terdampak Bencana di Tamiang

BTN Dukung Danantara Bangun Huntara Masyarakat Terdampak Bencana di Tamiang

Keluarga Berharap Pencarian Korban Bencana di Tapsel Terus Berlangsung

Keluarga Berharap Pencarian Korban Bencana di Tapsel Terus Berlangsung

Tiga Pekan Sudah Pasca Banjir Bandang Tapsel, Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Tiga Pekan Sudah Pasca Banjir Bandang Tapsel, Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Bencana Tapteng dan Sibolga, Sejumlah Korban masih Tertimbun, 176 Meninggal dan 53 Hilang

Bencana Tapteng dan Sibolga, Sejumlah Korban masih Tertimbun, 176 Meninggal dan 53 Hilang

Negara Tak Serius, DPRD Sumut Suarakan “Nias Merdeka”

Negara Tak Serius, DPRD Sumut Suarakan “Nias Merdeka”

Pasca Banjir Bandang, Warga Manfaatan Kayu Gelondongan untuk Bangun Rumah

Pasca Banjir Bandang, Warga Manfaatan Kayu Gelondongan untuk Bangun Rumah

Komentar
Berita Terbaru