Kamis, 22 Januari 2026

ARS Minta Kepala BBJN Pulang ke Jakarta Bila Tak Bisa Selesaikan Pembangunan Jalan di Batu Jomba

Heru - Rabu, 11 Desember 2024 19:02 WIB
ARS Minta Kepala BBJN Pulang ke Jakarta Bila Tak Bisa Selesaikan Pembangunan Jalan di Batu Jomba
(Istimewa)
Anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara, Abdul Rahim Siregar ST MT saat rapat dengar pendapat dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional di gedung dewan, Rabu (11/12/2024).

Kitakini.news - Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Stanly C.H. Tuapattinaja diminta pulang ke Jakarta bila tidak sanggup menuntaskan Pembangunan Jalan Nasional yang ada di Batu Jomba, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Provinsi Sumatera Utara yang sudah viral sampai ke dunia internasional.

Baca Juga:

"Kalau bapak tidak sanggup menuntaskan ini (pembangunan Jalan Nasional di Batu Jomba,red), lebih baik bapak pulang ke Jakarta, karena kami di Sumut butuh Kepala Balai yang berani dan memiliki komitmen kuat menuntaskan masalah yang terus menelan korban jiwa yang ada di daerah pemilihan (Dapil) saya," cetus Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Abdul Rahim Siregar ST MT saat rapat dengar pendapat Komisi D DPRD Sumut dengan Kepala BBPJN Stanley C.H. Tuapattinaja di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (11/12/2024).

Pada RDP tersebut, Politisi PKS ini juga meminta komitmen Stanley C.H. Tuapattinaja sebagai Kepala BBPJN untuk benar-benar serius menuntaskan persoalan pembangunan Jalan Nasional yang ada di Batu Jomba ini. Sebab, sampai sekarang, belum terlihat ada pergerakan perbaikan maupun pembangunan disana.

"Kalau solusinya Jalan harus dialihkan, saya meminta tahun 2025 ini bisa diselesaikan dan tentu Bupati Tapsel harus mendukung serta memfasilitasi lahan untuk pengalihan ini. Sebab, masyarakat Sumut khususnya yang ada di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) merasa belum Merdeka ketika masih ada Jalan Nasional yang sulit dilalui apalagi terus menelan korban transportasi maupun jiwa," beber Wakil Rakyat yang akrab disapa ARS ini.


Tak hanya itu, ARS juga meminta Kepala BBPJN untuk melengkapi pemasangan fasilitas lampu penerangan, apalagi Jalan yang melintasi kawasan gunung dan hutan, termasuk juga Jalan Nasional di Nabundong yang ada di kawasan Gunung Tua-Aek Godang, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta).

"Selain itu juga agar dibuatkan pembatas jalan yang rawan kecelakaan dan berpotensi masuk jurang," imbuhnya.

Kemudian, disamping menuntaskan Jalan Nasional di Batu Jomba, ARS juga meminta wacana 8 tahun terakhir ini, terkait dengan pembangunan Jalan Tol Medan-Berastagi-Karo agar bisa segera direalisasikan.

"Sebab, daerah ini merupakan Destinasi Wisata, sehingga mempermudah dan mempercepat jarak tempuh para wisatawan untuk sampai ke lokasi tersebut. Selain itu juga mempermudah masyarakat petani di Karo mengangkut hasil pertanian mereka untuk dijual keluar daerah maupun provinsi. Sehingga roda perekonomian disana berjalan dengan baik dan masyarakat petani bisa sejahtera," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tingkatkan Iman dan Taqwa, Kodim 0212/Tapsel Gelar Peringatan Isra' Mi'raj

Tingkatkan Iman dan Taqwa, Kodim 0212/Tapsel Gelar Peringatan Isra' Mi'raj

Apresiasi Penutupan Izin 28 Perusahan, Yahdi: DPRDSU Akan Kawal Audit Izin Pemanfaatan Lahan

Apresiasi Penutupan Izin 28 Perusahan, Yahdi: DPRDSU Akan Kawal Audit Izin Pemanfaatan Lahan

Yahdi: Pengembalian TKD Rp1 T Percepat Pemulihan Pasca Banjir-Longsor

Yahdi: Pengembalian TKD Rp1 T Percepat Pemulihan Pasca Banjir-Longsor

Masyarakat Dusun IX Sampali Percut Sei Tuan Tolak Lahan 93 Ha Masuk Lahan HGU PTPN I

Masyarakat Dusun IX Sampali Percut Sei Tuan Tolak Lahan 93 Ha Masuk Lahan HGU PTPN I

Sumut Terima Dana TKD Dari Pemerintah Pusat Rp430 M, Zeira: Tak Ada Alasan Pergeseran APBD 2026

Sumut Terima Dana TKD Dari Pemerintah Pusat Rp430 M, Zeira: Tak Ada Alasan Pergeseran APBD 2026

Sutarto Apresiasi Polisi Bongkar Praktik Perdagangan Bayi, Minta Aparat Usut Tuntas

Sutarto Apresiasi Polisi Bongkar Praktik Perdagangan Bayi, Minta Aparat Usut Tuntas

Komentar
Berita Terbaru