Sabtu, 30 Agustus 2025

Mendagri: Inflasi September 2024 Dianggap Terendah dan Terbaik

Heru - Selasa, 08 Oktober 2024 07:03 WIB
Mendagri: Inflasi September 2024 Dianggap Terendah dan Terbaik
(Diskominfo Sumut)
Penjabat Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni saat menghadiri Rakor Pengendalian Inflasi tahun 2024 bersama Mendagri Tito Karnavian di Jakarta, Senin (7/10/2024).

Kitakini.news -Inflasi Year-on-Year September 2024 tercatat pada 1,84 persen. Sementara untuk Month-to-Month September 2024 mengalami deflasi -0,12 persen. Inflasi kali ini dianggap sebagai inflasi terendah dan terbaik.

Baca Juga:

Angka inflasi sebesar 1,84 persen tersebut merupakan angka terendah dalam empat periode pemerintahan, bahkan kemungkinan sejak kemerdakaan Indonesia. Terdapat beberapa pendapat deflasi lima bulan berturut-turut yang dianggap pengamat sebagai rendahanya daya beli masyarakat.

"Inflasi ini ada dua, inflasi inti dan inflasi volatile. Kalau terjadi deflasi yang senang adalah masyarakat konsumen. Namun untuk produsen bisa rugi, kekurangan untuk memenuhi coast operasional. Penurunan harga jangan terlalu drastis, harus pelan-pelan," ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi tahun 2024 di Jakarta, Senin (7/10/2024) yang ditayangkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Kemendagri juga diikuti seluruh Gubernur, Walikota/Bupati, Bulog, Kemendagri, Kementan, Kemendag, Satgas Pangan, Bapanas, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pimpinan OPD.

Mendagri juga berterima kasih kepada seluruh Kepala Daerah, Staf Kepresidenan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, BPS, Bapenas, Polri, TNI, Bulog, Kejaksaan dan stakeholder terkait yang telah menjaga inflasi. Pemerintah menargetkan inflasi dengan range 1,5 persen sampai 3,5 persen.

"Kepada 10 daerah yang masih tinggi nilai inflasinya, bisa melakukan evaluasi dan melakukan upaya segera, supaya pada rapat nanti tidak lagi masuk ke dalam catatan," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni menjelaskan, berdasarkan data BPS Sumut mencatat bahwa provinsi ini terus mengalami penurunan inflasi dalam empat bulan terakhir. Saat ini, angka inflasi Sumut berada pada angka 1,40 persen Year on Year (y-o-y) sedangkan nasional berada pada angka 1,84 persen.

Berdasarkan Laporan BPS Sumut, pada Mei 2024 angka inflasi Sumut berada pada posisi 4,26 persen (y-o-y) dan menurun signifikan pada Juni 2024 sebesar 3,55 persen.

Sementara itu, tercatat pada Juli 2024 angka inflasi Sumut kembali turun berada pada angka 2,06 persen (y-o-y) dan pada Agustus 2024 berada pada angka 1,86 persen.

"Penurunan inflasi diikuti juga dengan menurunnya harga-harga barang yang ada di pasaran. Kita perlu menjaga kestabilan inflasi kita agar harga barang dan daya beli masyarakat tetap terjaga, sehingga pertumbuhan ekonomi kita membaik," beber Fatoni usai Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2024 dan Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional di Jakarta.

Terdapat sejumlah komoditas penyumbang inflasi di Sumut, diantaranya beras, emas perhiasan, rokok kretek, gula pasir, dan minyak goreng. Sementara itu penyumbang deflasi, antara lain cabai merah, tomat, udang basah, daging ayam dan ikan tongkol.

"Beberapa komoditas pangan kita mengalami deflasi, tetapi masih terjaga dan Nilai Tukar Petani (NTP) masih cukup baik, menurut data BPS itu naik 1,40 persen dibanding NTP Agustus, kita harap NTP terus membaik agar petani kita semakin sejahtera," pungkas Fatoni. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Percepat Eliminasi TBC, Bobby Teken Komitmen Bersama 7 Gubernur

Percepat Eliminasi TBC, Bobby Teken Komitmen Bersama 7 Gubernur

Berikut Solusi untuk Meningkatkan Produksi Bawang Merah di Sumut

Berikut Solusi untuk Meningkatkan Produksi Bawang Merah di Sumut

Kenaikan Harga Bawang Merah di Sumut Picu Inflasi

Kenaikan Harga Bawang Merah di Sumut Picu Inflasi

Inflasi Mengintai Sumut di Bulan Juli, Apa Kata Ekonom Gunawan Benjamin?

Inflasi Mengintai Sumut di Bulan Juli, Apa Kata Ekonom Gunawan Benjamin?

Bobby Nasution Legawa 4 Pulau Ditetapkan Masuk Wilayah Aceh

Bobby Nasution Legawa 4 Pulau Ditetapkan Masuk Wilayah Aceh

Polemik 4 Pulau, Rapidin: Sejak Lama Pulau Tersebut Milik Aceh

Polemik 4 Pulau, Rapidin: Sejak Lama Pulau Tersebut Milik Aceh

Komentar
Berita Terbaru