Rabu, 14 Januari 2026

Perlu Pendekatan Yang Komprehensif dan Berkelanjutan Atasi Kemiskinan dan Pengangguran di Sumut

Heru - Kamis, 04 Juli 2024 03:03 WIB
Perlu Pendekatan Yang Komprehensif dan Berkelanjutan Atasi Kemiskinan dan Pengangguran di Sumut
(Dok. Fraksi PKS DPRD Sumut)
Anggota DPRD Sumatera Utara, Ahmad Darwis

Kitakini.news -Untuk mengatasi persoalan kemiskinan dan pengangguran di Sumatera Utara (Sumut), diperlukan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Baca Juga:

"Pendekatan ini diharapkan jadi salah satu solusi yang dapat diterapkan berdasarkan strategi nasional dan lokal," ujar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Ahmad Darwis kepada wartawan di ruang kerjanya gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (3/7/2024).

Hal ini dikatakan Ahmad Darwis merespon fenomena tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Sumut yang berimbas pada masalah sosial.

Darwis menjelaskan, sejumlah pendekatan yang perlu dilakukan diantaranya pemerintah daerah perlu memperbarui data kesejahteraan sosial untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

"Ini memungkinkan intervensi program pemberdayaan yang lebih efektif di tingkat desa dan kabupaten, pusat," tuturnya.

Kemudian terkait pengembangan Kewirausahaan dan UMKM, lanjut Politisi PKS ini, kemudian perlu diimplentasikan dengan cara memberikan pelatihan dan modal usaha kepada masyarakat untuk memulai bisnis sendiri dapat mengurangi pengangguran.

"Pemerintah juga bisa memfasilitasi akses permodalan dan memperluas pasar bagi produk UMKM," imbuhnya.

Setelah itu, peningkatan akses pendidikan dan pelatihan, yakni meningkatkan keterampilan tenaga kerja melalui pelatihan dan sertifikasi dapat membuat mereka lebih kompetitif di pasar kerja.

"Pelatihan ini bisa mencakup keterampilan teknis maupun soft skills yang dibutuhkan industri," urainya.

Yang tidak kalah pentingnya adalah pengembangan Infrastruktur dan Investasi, yakni pembangunan infrastruktur yang baik dapat menarik investasi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan ekonomi daerah. Investasi ini juga bisa diarahkan ke sektor-sektor yang potensial seperti pariwisata dan agribisnis.

Hal ini, sambung Ahmad Darwis, perlu dibarengi dengan sinergi program pemerintah, yaitu kolaborasi antar kementerian dan lembaga dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat sangat penting. Dengan sinergi yang baik, program-program ini bisa lebih terarah dan tepat sasaran dalam menurunkan tingkat kemiskinan.

Ahmad Darwis juga berpendapat, penyuluhan dan edukasi masyarakat, di mana masyarakat perlu diberikan penyuluhan mengenai pentingnya pendidikan, kesehatan, dan kewirausahaan. Ini bisa meningkatkan kesadaran dan partisipasi mereka dalam program-program pemerintah.

"Dengan menerapkan strategi-strategi tersebut, diharapkan dapat terjadi penurunan signifikan pada angka kemiskinan dan pengangguran di Sumut," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Timbul Sibarani: Pemimpin Golkar Sumut ke Depan Harus Mampu Besarkan Partai dan Merangkul Semua Kalangan

Timbul Sibarani: Pemimpin Golkar Sumut ke Depan Harus Mampu Besarkan Partai dan Merangkul Semua Kalangan

Ketua F-PAN DPRD Sumut Bersama BM PAN dan PUAN Batubara Salurkan Bantuan Bencana ke Batangtoru

Ketua F-PAN DPRD Sumut Bersama BM PAN dan PUAN Batubara Salurkan Bantuan Bencana ke Batangtoru

PAN Gelar Doa Akhir Tahun Bersama Anak Yatim, Yahdi Khoir: Lebih Bermakna dari pada Pesta Hura-hura

PAN Gelar Doa Akhir Tahun Bersama Anak Yatim, Yahdi Khoir: Lebih Bermakna dari pada Pesta Hura-hura

Ihwan Ritonga: Kepemimpinan Responsif di Tengah Tantangan, Sumut Menata Harapan Baru

Ihwan Ritonga: Kepemimpinan Responsif di Tengah Tantangan, Sumut Menata Harapan Baru

Aswin Parinduri Harapkan Pemerintah Percepat Pemulihan Jalan di Kawasan Terdampak Bencana

Aswin Parinduri Harapkan Pemerintah Percepat Pemulihan Jalan di Kawasan Terdampak Bencana

ARS: Bencana Sumatera Bukan Murni Faktor Alam, Tapi Akumulasi Kerusakan Hutan

ARS: Bencana Sumatera Bukan Murni Faktor Alam, Tapi Akumulasi Kerusakan Hutan

Komentar
Berita Terbaru