Kamis, 22 Januari 2026

Abdul Rahim Desak Pemerintah Stanvaskan PT SMGP

Heru - Jumat, 23 Februari 2024 10:15 WIB
Abdul Rahim Desak Pemerintah Stanvaskan PT SMGP
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Abdul Rahim Siregar ST MT.

Kitakini.news - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut), Abdul Rahim Siregar ST MT mendesak pemerintah agar segera Mestanvaskan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang berada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Baca Juga:

Sebab, aktivitas PT SMGP diduga acap kali membuat masyarakat trauma dan bahkan sudah ada menelan korban jiwa.

"Sejatinya sebuah perusahaan yang berada di daerah itu harus mendatangkan kemakmuran dan kebermanfaatan kepada masyarakat sekitar, bukan malah sebaliknya membuat trauma, menderita, dan bahkan menelan korban jiwa. Ini sudah tidak benar," cetus Abdul Rahim kepada wartawan melalui sambungan seluler, Jumat (23/2/2024).

Hal ini dikatakan Abdul Rahim merespon dugaan kelalaian perusahaan Panas Bumi Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang telah mengerjakan uji alir dari sumur bor panas Bumi di wilayah B 01 di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (22/2/2024).

Akibatnya warga setempat diduga mengalami keracunan gas, hingga menimbulkan korban sebanyak 75 orang warga Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Panyabungan.

Wakil Rakyat Dapil Sumut VII meliputi Tabagsel ini juga sangat menyesalkan peristiwa yang sudah berulangkali terjadi pada kegiatan PT SMGP, sehingga lagi-lagi masyarakat yang berada disekitar lokasi perusahaan menjadi korban.

"Kali ini 75 orang yang harus dilarikan ke rumah sakit diduga akibat keracunan gas. PT SMGP harus bertanggungjawab dan tidak ada kata lain bahwa PT SMGP harus di stanvas," tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Pria yang akrab disapa ARS ini juga menyebutkan bahwa DPRD Sumut akan menganggendakan pemanggilan manajemen PT SMGP terkait peristiwa, Kamis (22/2/2024) yang menyebabkan 75 orang warga keracunan gas yang diduga berasal dari aktivitas perusahaan tersebut.

"Intinya, kita mendesak pemerintah segera stanvaskan PT SMGP dan selanjutnya ditutup secara resmi. Karena sudah kerap kali aktivitas mereka membuat masyarakat resah dan bahkan sudah pernah menimbulkan korban jiwa," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Apresiasi Penutupan Izin 28 Perusahan, Yahdi: DPRDSU Akan Kawal Audit Izin Pemanfaatan Lahan

Apresiasi Penutupan Izin 28 Perusahan, Yahdi: DPRDSU Akan Kawal Audit Izin Pemanfaatan Lahan

Yahdi: Pengembalian TKD Rp1 T Percepat Pemulihan Pasca Banjir-Longsor

Yahdi: Pengembalian TKD Rp1 T Percepat Pemulihan Pasca Banjir-Longsor

Masyarakat Dusun IX Sampali Percut Sei Tuan Tolak Lahan 93 Ha Masuk Lahan HGU PTPN I

Masyarakat Dusun IX Sampali Percut Sei Tuan Tolak Lahan 93 Ha Masuk Lahan HGU PTPN I

Sumut Terima Dana TKD Dari Pemerintah Pusat Rp430 M, Zeira: Tak Ada Alasan Pergeseran APBD 2026

Sumut Terima Dana TKD Dari Pemerintah Pusat Rp430 M, Zeira: Tak Ada Alasan Pergeseran APBD 2026

Sutarto Apresiasi Polisi Bongkar Praktik Perdagangan Bayi, Minta Aparat Usut Tuntas

Sutarto Apresiasi Polisi Bongkar Praktik Perdagangan Bayi, Minta Aparat Usut Tuntas

Komisi E DPRD Sumut Minta Pemprovsu Segera Selesaikan Persoalan SMAN 5 Pematangsiantar

Komisi E DPRD Sumut Minta Pemprovsu Segera Selesaikan Persoalan SMAN 5 Pematangsiantar

Komentar
Berita Terbaru