Kamis, 22 Januari 2026

Dibanding Pria, Wanita Lebih Kuat Lawan Sakit

Fitri - Rabu, 07 Mei 2025 20:14 WIB
Dibanding Pria, Wanita Lebih Kuat Lawan Sakit
Ilustrasi/freepik
Wanita melawan rasa sakit
Kitakini.news - Studi menyebutkan kalau wanita lebih kuat melawan sakit daripada pria. Ini bukan untuk perbandingan, tapi kaum hawa memang cenderung terbiasa dengan rasa itu.

Melansir berbagai sumber, Rabu (7/5/2025), tubuh wanita memiliki respons alami yang lebih sensitif terhadap rangsangan menyakitkan karena kepadatan saraf mereka yang lebih tinggi, sehingga rasa sakit bisa dirasakan lebih intens.

Baca Juga:

Selain itu, fluktuasi hormon wanita juga memainkan peran penting dalam memperkuat persepsi terhadap nyeri.

Hormon seperti estrogen dapat mempengaruhi cara tubuh memproses rasa sakit, termasuk meningkatkan atau menurunkan toleransi terhadapnya.

Wanita juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi yang berkaitan dengan nyeri kronis.

Dari sisi psikologis, wanita cenderung lebih terbiasa mengekspresikan dan mengelola rasa sakit, yang membuat mereka lebih baik mengatasinya secara emosional.

Pengalaman rutin menghadapi nyeri, seperti saat menstruasi, membentuk mentalitas yang meningkatkan daya tahan mereka terhadap rasa sakit berulang.

Hal ini membuat sebagian wanita lebih resilien, karena mereka sudah terbiasa menghadapi ketidaknyamanan baik secara fisik maupun emosional secara bersamaan

Yang jelas, pernyataan bahwa wanita lebih sensitif terhadap rasa sakit bukan sekadar anggapan, melainkan telah dikonfirmasi oleh berbagai penelitian ilmiah, seperti University of Florida pada tahun 2009, yang melakukan tinjauan literatur secara besar-besaran terhadap berbagai studi mengenai rasa nyeri.

Hasilnya, ditemukan bahwa perempuan memang memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap nyeri dibandingkan laki-laki.

Temuan serupa juga muncul dari penelitian yang dilakukan oleh tim dari Universitas Stanford pada tahun 2012.

Mereka menganalisis lebih dari 11.000 catatan medis dan menemukan bahwa perempuan cenderung merasakan nyeri dengan intensitas yang lebih tinggi.

Rata-rata skor nyeri yang dialami perempuan lebih tinggi sekitar satu poin dalam skala 1–10, yang dalam dunia medis dianggap cukup besar.

Selain itu, studi yang dipublikasikan dalam German Medical Science tahun 2012 juga mendukung hasil tersebut.

Penelitian ini mengamati bagaimana pria dan wanita merespons tekanan fisik yang dirasakan. Hasilnya menunjukkan bahwa perempuan lebih peka terhadap nyeri mekanis, yakni jenis nyeri yang timbul akibat tekanan langsung pada tulang, cakram, atau saraf di tulang belakang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pita Suara Terganggu dan Sulit Nyanyi, Nadin Amizah Tetap Mau Tampil

Pita Suara Terganggu dan Sulit Nyanyi, Nadin Amizah Tetap Mau Tampil

Sakit Pinggang Bukan Incar Orang Tua Saja, Anak Muda juga Kena

Sakit Pinggang Bukan Incar Orang Tua Saja, Anak Muda juga Kena

Warga Kota Medan Masih Dibebani Biaya Deposit Rumah Sakit, Ini Kata Anggota DPRD!

Warga Kota Medan Masih Dibebani Biaya Deposit Rumah Sakit, Ini Kata Anggota DPRD!

Efek Bencana di Aceh, Stasiun Penelitian Orangutan Ketambe Tutup

Efek Bencana di Aceh, Stasiun Penelitian Orangutan Ketambe Tutup

DPRD Sumut Ancam Cabut Kerjasama RS Tak Layani Pasien BPJS

DPRD Sumut Ancam Cabut Kerjasama RS Tak Layani Pasien BPJS

DPRD dan Dinkes Sumut Bentuk Satgas UHC

DPRD dan Dinkes Sumut Bentuk Satgas UHC

Komentar
Berita Terbaru