Tidak Sarapan Bikin Berat Badan Naik
Melansir berbagai sumber, Rabu (14/5/2025), tidak sarapan bahkan bisa membuat berat badan naik.
Baca Juga:
Ini karena rasa lapar yang menumpuk membuat orang cenderung makan lebih banyak saat siang dan malam atau ngemil berlebihan.
Karena itu, pola ini memicu kelebihan kalori dan berujung pada obesitas.
Setidaknya hal ini diungkapkan dr Nguyen Thi Phuong dari Departemen Gizi dan Dietetik di Rumah Sakit Umum Tam Anh, Hanoi, Vietnam.
Selain soal berat badan, katanya, melewatkan sarapan secara rutin justru bisa memicu berbagai masalah kesehatan, dari kelelahan hingga penyakit kronis.
Penyakit pertama adalah diabetes. Pasalnya, sarapan membantu menstabilkan kadar gula darah, jadi jika dilewatkan, tubuh bisa mengalami hipoglikemia (gula darah rendah) yang memicu lonjakan hormon tertentu.
Artinya, fluktuasi ini lama-kelamaan bisa menyebabkan resistensi insulin, yang merupakan pemicu utama diabetes tipe 2.
Lalu, ada penyakit tukak lambung. Seperti diketahui, meski tidak makan, lambung tetap memproduksi asam. Tanpa makanan yang masuk, asam lambung dapat mengiritasi dinding lambung dan usus, dan menyebabkan luka (tukak).
Nah, dalam jangka panjang, kebiasaan tidak sarapan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker saluran cerna, termasuk kanker lambung, usus besar, dan hati.
Pun sarapan memicu kantong empedu untuk melepaskan cairan empedu guna membantu pencernaan. Tanpa makanan, proses ini terganggu, menyebabkan penumpukan empedu yang bisa membentuk batu.
Selain itu, usus menjadi kurang aktif, meningkatkan risiko sembelit dan memperlambat pembuangan kolesterol.
Dan yang terakhir, tanpa asupan pagi atau sarapan, tubuh kehilangan sumber energi utama. Akibatnya, metabolisme melambat, tubuh terasa lemas, dan otak kesulitan untuk berkonsentrasi.
Ini Dia Lima Kota Terbaik di Dunia untuk Kulineran pada 2026
Mau Turunkan Berat Badan? Ini Tiga Diet Pilihan Terbaik pada 2026
Awas! Kebiasaan Makan Nasi Sisa Bisa Picu Kerusakan Otak
Ini Tiga Makanan Sehat yang Berpotensi Jadi Tren 2026
Malaysia Sebut Ayam Gepuk Asal Indonesia sebagai Kuliner yang Berbahaya