Kamis, 22 Januari 2026

Sauna Sehat dengan Rempah, Oukup Jawabannya

Fitri - Jumat, 25 April 2025 16:42 WIB
Sauna Sehat dengan Rempah, Oukup Jawabannya
ig@bossoukup
Sebagian rempah dan keterangan manfaat oukup
Kitakini.news - Siapa orang Sumatra Utara, khususnya Karo, yang tidak tahu dengan oukup? Sepertinya tidak ada. Ini karena oukup telah ada sejak dulu kala.

Melansir berbagai sumber, Jumat (25/4/2025), oukup pengobatan tradisional masyarakat Karo berupa mandi uap atau sauna dengan ramuan rempah-rempah.

Baca Juga:

Uap rempah khas Karo inilah yang membedakan oukup dari sauna pada umumnya. Dan, pengobatan ini menjadi kearifan lokal yang masih tetap bertahan serta dipercaya oleh masyarakatnya memiliki banyak manfaat kesehatan.

Ya, pengobatan ini telah dipraktikkan secara turun-temurun dan menjadi tradisi khas masyarakat Karo.

Masyarakat Karo menjadikan oukup sebagai pengurang dan atau penghilang penyakit vertigo, asam urat, maag, sembelit, sakit kulit, flu, insomnia, rematik, dan sebagainya.

Sebagai informasi, awalnya oukup dijadikan pengobatan bagi ibu-ibu setelah melahirkan.

Masyarakat Karo percaya bahwa oukup dengan ramuannya dapat segera memulihkan kembali kesehatan dan stamina serta melancarkan peredaran darah ibu-ibu setelah melahirkan.

Praktiknya, ramuan direbus hingga mendidih di dalam sebuah periuk besar. Kemudian periuk tersebut diletakkan di bawah sebuah bangku tempat si ibu duduk.

Kemudian si ibu dibungkus dengan tikar di sekelilingnya dan pada bagian atas tikar tersebut, ditutup dengan kain selimut.

Dengan begitu uap panas dari ramuan tersebut tidak keluar, dan diserap oleh tubuh si ibu.

Selama melakukan oukup ini, si ibu tidak mengenakan selembar kain pun. Di dalam tikar, si ibu mengaduk ramuan panas tersebut sambil menarik napas yang panjang secara perlahan dan berulang-ulang.

Mandi uap ini biasanya dilakukan selama 15 sampai 20 menit.

Dan, bahan-bahan ramuan oukup antara lain daun paris, daun nilam, daun sereh merah wangi, jeruk purut, jeruk bali obat, kemangi, kencur, kuning gajah, kunyit, lengkuas, jahe merah, jahe putih, temulawak, kulit manis, bunga lawang, lempuyang, daun sirih, dan batang cekala.

Seiring dengan perkembangan zaman, terdapat variasi dalam teknik penguapannya, beberapa tidak lagi menggunakan tikar.

Selain itu, kini oukup dilakukan bukan cuma bagi ibu-ibu setelah melahirkan, melainkan juga bagi semua kalangan, baik pria maupun wanita dari berbagai usia.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
LIPSU Bongkar Dugaan Korupsi di PT KAI Divre I Sumut Terkait Pembongkaran Mess

LIPSU Bongkar Dugaan Korupsi di PT KAI Divre I Sumut Terkait Pembongkaran Mess

Rubuhkan Bangunan Bersejarah dan “Gusur UMKM”, Mahasiswa Demo Kepala PT KAI Divre I Sumut

Rubuhkan Bangunan Bersejarah dan “Gusur UMKM”, Mahasiswa Demo Kepala PT KAI Divre I Sumut

Kasus Suap, Mantan Bupati Langkat dan Abangnya Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap, Mantan Bupati Langkat dan Abangnya Divonis 4 Tahun Penjara

Rumah Dinas Gubernur Sumut Dikelung Banjir

Rumah Dinas Gubernur Sumut Dikelung Banjir

Jaksa KPK: Bobby Nasution Tak Masuk Daftar Saksi Kasus Topan Ginting

Jaksa KPK: Bobby Nasution Tak Masuk Daftar Saksi Kasus Topan Ginting

Modus Menolong, Residivis di Karo Nekat Mencuri Sepeda Motor Korban Lakalantas

Modus Menolong, Residivis di Karo Nekat Mencuri Sepeda Motor Korban Lakalantas

Komentar
Berita Terbaru