Rabu, 14 Januari 2026

Ini Efek Samping yang Biasa Terjadi ketika Sedot Lemak

Fitri - Jumat, 02 Agustus 2024 22:36 WIB
Ini Efek Samping yang Biasa Terjadi ketika Sedot Lemak
Ilustrasi/Freepik.com
Efek samping operasi sedot lemak.
Kitakini.news - Seberapa bahaya sedot lemak hingga bisa menghilangkan nyawa seseorang? Contohnya, kasus Ella Nanda Sari Hasibuan, selebgram asal Medan yang tewas usai operasi sedot lemak.

Melansir berbagai sumber, Jumat (2/8/2024), sejatinya sedot lemak merupakan prosedur pembedahan yang menggunakan teknik hisap. Dalam dunia medis, nama lain untuk tindakan ini adalah lipoplasti.

Baca Juga:

Tujuan prosedur medis ini untuk menghilangkan lemak dari area tubuh tertentu, seperti perut, pinggul, paha, bokong, lengan, atau leher. Tindakan ini juga dapat membentuk (kontur) area tersebut.

Biasanya, tindakan ini biasanya tidak dianggap sebagai metode penurunan berat badan maupun alternatif penurunan berat badan. Selain itu, dapat digunakan untuk mengecilkan payudara atau pengobatan ginekomastia.

Beberapa kondisi yang tidak direkomendasikan untuk melakukan sedot lemak yaitu memiliki aliran darah yang terbatas, penyakit arteri koroner, diabetes, atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Nah, efek samping apa saja yang bisa muncul ketika sedot lemak? Pertama, kulit tidak merata. Ini karena kulit tidak merata pasca pembedahan.

Kulit tidak rata atau tampak bergelombang diakibatkan prosedur sedot lemak yang tidak merata. Elastisitas kulit juga semakin buruk dan membutuhkan waktu pemulihan yang cukup lama

Efek samping berupa infeksi atau pendarahan pun dapat terjadi saat prosedur sedot lemak, hal ini terjadi akibat aliran darah tersumbat oleh potongan-potongan lemak.

Potongan lemak ini selain menyumbat pembuluh darah dapat juga menyumbat organ lainnya, misalnya paru-paru. Kondisi ini dikenal dengan emboli paru, sangat berbahaya karena dapat mengancam jiwa.

Dan, prosedur sedot lemak memerlukan obat bius untuk membuat pasien tidak merasakan rasa nyeri akibat pembedahan. Alergi terhadap obat bius dapat menimbulkan reaksi alergi, reaksi ini dapat mengenai seluruh organ tubuh dan berakibat fatal.

Selain itu juga dapat mengakibatkan memar dan bengkak, serta mati rasa. Bisa juga menimbulkan bekas luka atau jaringan parut pada lokasi operasi.

Peradangan pada area yang mendapatkan tindakan atau pembuluh darah di bawahnya serta pembengkakan pada pergelangan kaki adalah efek samping lainnya.*

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Denada Operasi Plastik Lagi di Thailand, Kali Ini Benahi Payudara

Denada Operasi Plastik Lagi di Thailand, Kali Ini Benahi Payudara

Kejari Medan Tahan Kabid Koperasi dan UKM Ahmad Syarif

Kejari Medan Tahan Kabid Koperasi dan UKM Ahmad Syarif

Tiga Pejabat dan Rekanan Jadi Tersangka Korupsi Medan Fashion Festival 2024

Tiga Pejabat dan Rekanan Jadi Tersangka Korupsi Medan Fashion Festival 2024

KMP Harus Bisa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat Pedesaan

KMP Harus Bisa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat Pedesaan

Wamenkop Tegaskan KSP Nasari Berperan Strategis Dukung Kopdes Merah Putih dan Penguatan Ekonomi Desa

Wamenkop Tegaskan KSP Nasari Berperan Strategis Dukung Kopdes Merah Putih dan Penguatan Ekonomi Desa

KPK Periksa Lima Saksi klaster proyek Kereta Api wilayah Medan-Sumut

KPK Periksa Lima Saksi klaster proyek Kereta Api wilayah Medan-Sumut

Komentar
Berita Terbaru