Empat Polri Diperiksa Propam Polda Terkait Pemerasan ke Pelayan
Kitakini.news - Bidang Propam Polda Sumut memeriksa empat orang anggota Polri Ditreskrimum, terkait dugaan pemerasan terhadap dua pelayan di Medan, Sumatera Utara.
Baca Juga:
Keempatnya diperiksa, Rabu (28/6/2023), usai laporan dua orang korban berjenis kelamin laki-laki yang mengaku sebagai pelayan di sebuah tempat hiburan malam bernama Deca dan Fury.
Mereka mengaku dituding sebagai pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) oleh anggota kepolisian. Satu diantaranya berpangkat IPDA.
Saat penangkapan kata kedua korban, mereka dimintai uang senilai Rp100 Juta. Namun keduanya hanya bisa menyanggupi sebesar Rp50 Juta, dengan maksud agar bebas dari jerat hukum.
Singkat cerita, uang tersebut mereka serahkan kepada seseorang yang diduga bukan anggota kepolisian, dengan rasa takut akan ancaman hukuman.
Keterangan Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, sejauh ini laporan Deca dan Fury sudah didalami oleh Penyidik Ditreskrimum Polda Sumut.
Kontributor : Azzareen
Sepanjang 2025, Bobby Nasution Benahi 44,9 Km Jalan Provinsi
PN Medan Terima Dua Gugatan Lingkungan Hidup terhadap PT Toba Pulp Lestari dan PT Tri Bahtera Srikandi
Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
Medan Siap Era Digital, Rico Waas Percepat Distribusi SPPT PBB untuk Transparansi dan Kemudahan Wajib Pajak
Bandar & Kurir 100 Kg Sabu Divonis Seumur Hidup, Pengendali Dihukum Mati