Soal Penerimaan Polri, Polda Sumut Sebut Tinggi Casis Kurang
Kitakini.news - Merasa ada kecurangan dan tidak transparan dalam
penerimaan anggota Polri, enam calon siswa polisi wanita yang dinyatakan tidak
lolos dalam ujian kesehatan jiwa.
Baca Juga:
- INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
- Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
- FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Mereka mendatangi panitia Bintara Polda Sumut di eks Sekolah
Polisi Negara Sampali Jalan Bhayangkara Medan. Kekesalan calon siswa ini,
dikarenakan grafik nilai mereka tinggi dan menjadi rangking 2, malah dinyatakan
tidak lolos oleh panitia. Sedangkan yang rangking terakhir malah lolos.
Kuasa hukum keenam Casis Polwan Jonen Naibaho, menilai ada
kecurangan dan tidak transparannya panitia penerimaan Polwan di Sumut.
Ke 7 orang Casis Polwan tersebut mengikuti bimbingan belajar ikut
ujian keswa, namun dari semuanya hanya 1 dinyatakan lolos. Sementara itu yang
lainnya tidak dinyatakan lulus. Padahal grafik nilai mereka sama yakni 80 dan
anehnya salah satu casis polwan yang tidak lolos malah rangking 2.
Ironisnya, saat bertemu panitia, Jonen malah tidak diperbolehkan
mendampingi casis polwan untuk mempertanyakan dimana letak kesalahan mereka
hingga tidak lolos, karena sebelumnya keenam casis polwan itu sudah menanyakan
mengapa mereka tidak lolos.
Panitia malah menjawab akibat nilai mereka tinggi yakni 80 harus
nilai 75 yang dinyatakan memenuhi syarat. Jonen juga menyesalkan saat ujian
keswa, casis polwan mereka sempat disuruh untuk merubah jawaban karena jawaban
mereka sebelumnya sempurna, namun saat dirubah grafik nilai tetap sama yakni
80.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Selasa
(20/6/2023) mengatakan proses penilaian ini dilakukan oleh ahli di bidang
dokter jiwa.
Dikatakannya para ahli ini memiliki standart sebagaimana yang
sudah disepakati oleh Mabes Polri. Terkait kasus tersebut, calon peserta atau
casis sudah diberikan penjelasan yang mana aturannya sudah diberitahukan
sehingga metode penilaian yang sudah ditetapkan, sesuai keputusan dokter ahli
meski penilaiannya tinggi namun tidak lolos.
Kontributor: Azzareen
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara
Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026