Jumat, 23 Januari 2026

Pria Ini Beli Sepeda Motor Usai Curi Uang Tetangga

- Selasa, 20 Juni 2023 22:23 WIB
Pria Ini Beli Sepeda Motor Usai Curi Uang Tetangga

Kitakini.news - Kasus pencurian dengan pemberatan atau curat dengan nilai kerugian korban senilai Rp64 juta di Kampung Tomuan, Pematangsiantar, diungkap aparat. Pelaku merupakan warga setempat yang telah lama dicurigai masyarakat.

Baca Juga:

Polisi mengatakan uang hasil curian digunakan pelaku bernama Bobi Ramadana (32) alias Rahmad membeli sepeda motor, handphone dan membayar hutang serta untuk bersenang-senang.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando menuturkan, pelaku ditangkap Unit Intelkam Polres Pematangsiantar pada Senin (19/6/2023) dini hari, di Perumnas Batu VI, Kabupaten Simalungun.

Pelaku saat itu sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 6866 WAN yang dibelinya seharga Rp24 juta.

"Personil Sat Intelkam langsung memberhentikan kendaraan dari pelaku dan langsung diamankan ke Mapolres Pematangsiantar," ujar Kapolres.

Fernando mengutarakan dari hasil interogasi pelaku mengaku telah menggunakan uang hasil curian untuk membayar hutang sebesar Rp10 juta, membeli handphone merk Vivo seharga Rp2 juta, serta menitipkan uang sebanyak Rp10 juta kepada BI, saudara kandungnya.

"Sedangkan sisa uang tersebut digunakan untuk kehidupan sehari-hari," katanya.

Kasus pencurian ini dilaporkan oleh korban Faisal Tambunan, teregister di laporan polisi nomor: LP/B/275/VI/2023/SPKT/Polres Pematang Siantar/Polda Sumatera Utara pada tanggal 06 Juni 2023.

Korban kala itu menumpang tidur di rumah kerabatnya, M Ihsan Nasution di Jalan Siatas Barita Gg Rupino, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar, yang berjarak hanya 10 Meter dari rumah pelaku.

Subuh pagi korban terbangun dari tidur terkejut mengetahui tas berisi uang Rp64 juta yang dijadikannya bantal tidur sudah kosong.

Warga Sudah Lama Curiga

Warga setempat berujar, kasus kemalingan barang elektronik dari dalam rumah seperti handphone kerap terjadi pada beberapa tahun terakhir di kampung mereka.

Pelaku Rahmad memang sudah lama dicurigai masyarakat lantaran pernah kedapatan mencuri namun diberi ampunan oleh warga.

Selain itu dalam beberapa kejadian ayah anak satu itu juga pernah dipergoki ketika menjalankan aksinya.

"Kalo ditanya berapa banyak yang kemalingan di sini, sudah gak terhitung lagi. Memang dia (Rahmad) sudah lama dicurigai, warga kampung sudah resah kali sebenarnya. Terua pernah juga dia dipergoki mencuri tapi gak dilapor polisi. Keluarganya juga tau itu kalo dia pernah dimaafkan karena mencuri," ujar seorang pria, warga kampung tersebut.

 

 

 

Kontributor: Tumpal Tanjung

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan

INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan

Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Komentar
Berita Terbaru