Menyamar jadi Polisi, Perampok Supir Truk Pakai Pistol Mancis
Kitakini.news - Satu dari tiga komplotan perampok supir truk
di Kabupaten Simalungun diringkus petugas Polsek Balata Polres Simalungun.
Dalam aksinya pelaku menyamar sebagai anggota polisi serta mengancam tembak
korban pakai pistol mancis.
Baca Juga:
- INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
- Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
- FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Pelaku yang diringkus bernama Paye Samosir (24) warga Lorong
VII, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar. Sedangkan
dua pelaku lainnya berinisial AS dan Klin tengah diburu aparat.
"Pelaku PS sudah diamankan guna diproses sesuai
prosedur hukum yang berlaku dan dua pelaku lainnya masih dalam pencarian.
Adapun modus operandinya para pelaku merampok dengan cara mengaku anggota
Polisi unit narkoba," Kata Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC
Sipayung kepada wartawan, Rabu (17/5/2023).
Kapolres menyampaikan, petugas Polsek Balata mengungkap
kasus perampokan terhadap korban dalam tempo kurang dari 1x24 Jam sejak
peristiwa terjadi pada Rabu (17/5/2023) sekira pukul 03.30 WIB di SPBU Tiga
Balata, Nagori Dolok Marlawan, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.
Selain menyamar jadi anggota Polisi unit narkoba, pelaku
juga menyaru sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pematangsiantar.
Dijelaskannya, peristiwa perampokan dialami sopir truk
bernama Zulkarnain bersama Edo Prasetya yang tiba di SPBU dengan mengendarai
truk pengangkut kotoran ayam BK 8640 ME untuk beristirahat dan menunggu
temannya. Kemudian pelaku menyambangi korban dan menuduh membawa narkotika.
"Salah satu pelaku berinisial PS mengaku sebagai
anggota polisi Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar dan satu pelaku lagi
berisial AS mengetuk kaca truk lalu mengatakan 'mana narkoba yang kau
bawa'," ujarnya.
Kapolres menuturkan, para pelaku lalu menggeledah kantong
celana korban dan mengambil handphone, uang beserta barang berharga lainnya
lalu melarikan diri dari lokasi kejadian.
Diringkus di Kota
Pematangsiantar
AKBP Ronald mengurai, kedua korban seusai mengalami
perampokan melaporkan kasusnya ke Polsek Balata.
Polisi pun turun menyelidiki kasus perampokan itu.
Penyelidikan pun berhasil mendapati keberadaan pelaku di Kota Pematangsiantar
lewat pelacakan ponsel milik korban.
"Kapolsek Balata AKP Armada Simbolon bersama Kanit
Reskrim dan Tim Opsnal gerak cepat langsung menangkap pelaku PS di Jalan
Meranti Kota Pematangsiantar," ujarnya.
Adapun penangkan disertai dengan barang bukti berupa mancis
bentuk senpi mainan (replika senpi), belati dari kuningan, uang kertas pecahan
seratus ribu dua lembar, lima puluh ribu dua lembar, sepuluh ribu dua lembar,
tiga unit ponsel serta sepeda motor Yamaha RX King.
Kontributor: Tumpal Tanjung
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan
Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan
FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal
Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara
Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026