Jumat, 23 Januari 2026

Pengusaha di Pematangsiantar Dapat Teror Bom Molotov

- Jumat, 12 Mei 2023 19:01 WIB
Pengusaha di Pematangsiantar Dapat Teror Bom Molotov

Kitakini.news - Seorang pengusaha di Pematangsiantar diteror bahan peledak mirip bom molotov oleh orang tak dikenal atau OTK, Jumat (12/5/2023). Polisi dan Tim Jibom Brimob langsung diturunkan ke lokasi.

Baca Juga:

Adalah Toko penjahit Taruna yang terletak di Parluasan, Jalan Patuan Anggi, Kota Pematangsiantar yang menimpa teror tersebut. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 10.32 WIB siang.

Saksi di lokasi kejadian menuturkan, benda terbuat dari botol kaca menyerupai bom molotov itu dilempar ke arah bangunan berlantai dua diketahui milik warga bernama Rika.

"Tadi seperti ada orang yang melemparkan benda ke arah atas bangunan toko penjahit Taruna. Orang yang melempar tidak kami lihat. Tapi arah dari Jalan Pasar ini bang." kata Darma (35) yang bekerja sebagai tukang parkir di sekitar lokasi.

Menurutnya, benda yang dilemparkan ke arah atas bangunan toko kemudian jatuh ke lantai bawah dan menggelinding ke dalam selokan. Benda itu kemudian dievakuasi ke depan toko dan sempat mengeluarkan percikan api serta asap tebal.

"Di situ langsung disiram pakai air, dan benda diduga bom ini langsung mengeluarkan percikan api serta asap tebal. Kalau bunyi ledakan tidak ada terdengar sama sekali bang," ujarnya.

Pasca kejadian sejumlah petugas kepolisian mendatangi lokasi TKP dengan memasang garis polisi di sekeliling toko. Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando bersama Wakapolres Kompol Pardamean Hutahaean terlihat hadir di lokasi.

Tak hanya itu, sejumlah personel penjinak bom (Jibom) berseragam lengkap dari Brimob Sub Den 2 B Pematangsiantar, juga tampak mendatangi TKP. Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap benda tersebut, sebelum mengevakuasi benda ke dalam plastik putih.

Diperiksa Laboratorium Forensik

Pelemparan bom molotov itu sempat menggegerkan warga di sana. Tak sedikit dari mereka berbondong-bondong menyambangi area yang sudah dijaga sejumlah polisi.

Kapolres AKBP Fernando menuturkan, benda yang dilemparkan ke arah toko akan dibawa ke Laboratorium Forensik guna diperiksa lanjut. Menurutnya belum bisa dipastikan benda itu apakah bom atau tidak.

Dijelaskannya bahwa ada 4 kriteria sesuatu benda disebut bom. Salah satunya tentang jenis daya ledakan dan kontaknya atau switch.

Polisi masih mendalami teror yang dialami pemilik bangunan. "Kami juga tanyakan ibu Rika sebagai pemilik toko, dan selama ini tidak punya masalah dengan orang lain. Selain itu toko tersebut sudah lama tutup. Sementara suami dari ibu Rika ini bekerja di gudang rokok Djarum. Intinya kita masih menunggu pemeriksaan Labfor terhadap benda tersebut," ujarnya.

 

 

 

Kontributor: Tumpal Tanjung

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan

INALUM Prioritaskan Bantuan Bencana di Sumatera, Alihkan Perayaan Ulang Tahun ke-50 untuk Kemanusiaan

Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

Walhi : Tak Cukup Hanya Cabut Izin, Presiden Harus Tuntut PT TPL Ganti Rugi dan Rehabilitasi Lingkungan

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

FORSOMAKAR Desak Gubernur Sumut Benahi Perizinan Tambang Galian C dan Hentikan Maraknya Tambang Ilegal

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Kapolrestabes Medan Dukung Turnamen Domino PWI Sumut Jelang HPN 2026

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Tapanuli Tengah untuk Warga Terdampak Bencana

Komentar
Berita Terbaru