Tragedi Penembakan di Kutalimbaru, Keluarga Korban Pertanyakan Keseriusan Polisi Menangkap Pelaku
Hendra tewas seketika dilokasi kejadian di sebuah warung di Sumbaikan II, Desa Lau Gedang, Kutalimbaru setelah ditembak dibagian kepala dengan menggunakan senapan angin rakitan, Rabu, 27/8/2025.
Baca Juga:
"Tuhan, tolong, tolong. Pak Kapolri, tangkap pelakunya," ucap Verianti istri korban.
Ia menangis tak kesudahan, air mata terus menetes dipipinya.
"Suamiku dibunuh, pelakunya sudah tau, tapi kenapa tidak ditangkap," isak Verianti.
Salah satu tim Kuasa Hukum Batara Abdullah Nasution SH MH mengatakan sampai sejauh ini sudah 6 orang saksi diperiksa oleh penyidik. Nama pelaku penembakan juga sudah disampaikan saksi, namun hingga hari ini belum ada keadilan yang didapatkan keluarga korban.
"Sudah dua hari setelah penembakan, belum ada penangkapan terhadap pelaku berinisial MS. Apalagi yang ditunggu polisi, apa keadilan sudah mati," katanya.
Batara menambahkan Polisi harus segera bertindak untuk menangkap pelaku, jangan sampai keluarga korban dan masyarakat semakin kecewa dengan kinerja Polri.
"Kami mohon pak Kapolri, Kapoldan Sumut, tangkaplah pelaku dengan segera," pinta Batara.
Peristiwa penembakan terhadap Hendra Tarigan terjadi pada Senin, 25 Agustus 2025 lalu. Hendra tewas ditempat sedangkan Hendrik luka tembak di kaki dan Rahmat terkena serempet peluru dibagian bokong.
Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Istri di Medan Helvetia
Diduga Terduga Pengedar Dilepas, Kantor Polsek Muara Batang Gadis Tinggal Rangka Akibat Dibakar Massa
12 Tewas, 29 Luka-luka: Penembakan Massal Berdarah Guncang Bondi Beach Sydney Australia
Begal Pelajar SD Untuk Beli Sabu, Bari Ditembak Polisi
Berikut Sinergi Pertamina dan Kapolda Sumatera Utara Jamin Keamanan Distribusi Energi Jelang Nataru 2026