Korupsi Pembangunan IPAL, Binsar Situmorang Hanya Dihukum 1 Tahun 3 Bulan
Kitakini.news - Korupsi pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) Sumatera Utara, Binsar Situmorang, dihukum satu tahun tiga bulan penjara, dalam sidang di ruang Cakra VIII Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Senin (13/5/2024).
Baca Juga:
Selain hukuman pidana penjara majelis hakim juga menjatuhi terdakwa Binsar dengan denda Rp50 juta subsider satu bulan penjara. Dalam putusan majelis hakim terdakwa juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp500 juta lebih.
"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Binsar Situmorang dengan hukuman satu tahun tiga bulan penjara, denda Rp50 juta subsider satu bulan penjara," vonis Ketua majelis hakim dalam sidang di ruang Cakra VIII Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Senin (13/5/2024).
Menanggapi putusan hukum dari Majelis Hakim, Jonson David Sibarani selaku Penasehat Hukum terdakwa Binsar menyatakan pikir-pikir. Usai membacakan putusan, Majelis Hakim selanjutnya menutup persidangan dan memberikan waktu kepada terdakwa dan penasehat hukumnya mengambil langkah hukum selanjutnya.
Sebagaimana diketahui dalam persidangan sebelumnya, terungkap Dinas KLH Sumut tahun 2020 melaksanakan proyek pembangunan IPAL di Pesantren Roihanul Jannah Pasar Maga Kotanopan Mandailing Natal (Madina) dengan anggaran Rp1,2 miliar.
Terdakwa dalam kasus tersebut menjabat selaku pejabat pembuat komitmen (PPK). Namun dalam pembangunan tersebut ditemukan adanya kerugian negara sebesar Rp540.601.214. (**)
Mantan Kadis LH Sumatera Utara usai menjalani sidang vonis diPengadilan Negeri Medan.
Terdakwa Korupsi Penjualan Aset PTPN I ke Citraland Rugikan Negara Rp263,4 M Diadili
Dirut PT PASU Jadi Tersangka Baru Korupsi Penjualan Aluminium Inalum
Kurir 200 Butir Ekstasi Dihukum Sembilan Tahun Penjara
Mantan Walikota IE Jalani Pemeriksaan Kasus Korupsi Aset Dispora Padangsidimpuan
SMI Bacakan 11 Catatan Kritis untuk Indonesia, Menuju 2026 dengan Harapan Baru