Rabu, 22 Mei 2024

Diduga Sakit Hati Tidak Dibelikan Rokok, Anak Bunuh Ibunya

Azzaren - Kamis, 04 April 2024 17:03 WIB
Diduga Sakit Hati Tidak Dibelikan Rokok, Anak Bunuh Ibunya
Teks foto : Lokasi tempat pelaku menguburkan jasad korban. (Ahmed)

Kitakini.news -Diduga sakit hati setelah keinginannya tidak dituruti,seorang anak menghabisi nyawa ibu kandung yang melahirkannya. Setelah membunuh, pelaku juga mengubur jasad korban di belakang rumah, di kawasan Jalan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga:

Jasad korban Megawati, 56 tahun, kini sudah dimakamkan oleh pihak keluarganya di Taman Pemakaman Islam, tidak jauh dari rumah mereka di Jalan Tuba III, Kota Medan, Sumatera Utara.

Isak tangis keluarga pecah saat jasad wanita berusia 56 tahun ini akan dimasukan ke liang lahat. Peristiwa pembunuhan korban oleh anak kandungnya sendiri, bernama Wem Pratama, 33 tahun, terjadi pada Senin sore di rumahnya (1/4/2024).

Korban yang baru saja pulang dari berjualan, dipukul oleh pelaku yang tidak lain adalahkandungnya sendiri, karena keinginan pelaku meminta dua bungkus rokok, tidak dituruti.

Pelaku emosi, langsung memukul wajah ibunya, dan korban langsung tersungkur, kemudian pelaku menggorok leher korban dengan pisau cutter. Tidak hanya itu, pelaku juga menyayat tangan korban yang saat itu masih dalam kondisi sekarat.

Usai menghabisi nyawa ibu kandungnya, pelaku kemudian menyeret tubuh korban ke belakang rumah dan mengubur jasad ibunya.

Kepling XIII Jalan Tuba, Faisal, Rabu siang (3/4/2024), mengatakan terungkapnya kasus pembunuhan setelah pelaku merasa ketakutan dan terganggu secara psikis, hingga mengaku dihantui arwah ibu kandungnya.

Pelaku mengakui perbuatannya dan menyerahkan diri kepada keluarga. Pelaku kemudian mendatangi keluarganya dan mengakui telah membunuh ibu kandungnya dan menguburkannya di belakang rumah.

Saat ini, pelaku sudah menjalani pemeriksaan di Mako Polrestabes Medan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Masyarakat Pemilih Keluhkan Lamanya Waktu Pencoblosan Dimulai

Masyarakat Pemilih Keluhkan Lamanya Waktu Pencoblosan Dimulai

Komentar
Berita Terbaru