Harus Tahu! Ini 4 Bahaya Tidur Saat Rambut Masih Basah
Kitakini.news– Sebagian orang tidak memiliki cukup waktu untuk keramas di pagi hari. Dan sebagai gantinya, banyak orang
memilih untuk keramas setelah kerja dan olahraga
malam. Namun sangkin lelahnya, tak jarang setelah keramas malah tertidur
nyenyak. Padahal,
tidur dalam keadaan rambut masih basah bisa sebabkan beberapa dampak buruk.
Baca Juga:
Lantas, apa saja
bahaya tidur saat rambut masih dalam keadaan basah?
Bahaya Tidur Saat Rambut Masih Basah
Tidur setelah keramas membuat bantal basah.
Hal ini bisa memicu pertumbuhan bakteri dan jamur. Selain itu, suhu tubuh di
kepala pun menjadi lebih dingin. Beberapa kondisi di atas ternyata bisa menimbulkan berbagai risiko
kesehatan. Dilansir dari laman HelloSehat, berikut bahaya yang bisa timbul!
1. Sakit Kepala
Pernahkah kamu bangun tidur dengan keadaan sakit kepala atau
merasa kepala berat? Ini bisa jadi salah satu efek samping tidur dengan rambut
basah. Hal
tersebut terjadi karena suhu kepala kamu yang dingin tidak dapat menyesuaikan dengan suhu tubuh yang masih
hangat usai beraktivitas seharian.
Kondisi akan lebih parah jika kamu tidur dalam keadaan rambut terbungkus handuk. Pasalnya, hal tersebut justru semakin membuat kelembapan di kepala
bertahan lebih lama. Akibatnya, ini bisa memengaruhi sirkulasi darah di kulit kepala.
Aliran darah yang meningkat akan mengakibatkan rasa sakit kepala nyut-nyutan
sehingga mengganggu tidur dan
aktivitas esok hari.
2. Rambut Rusak
Bahaya tidur saat rambut masih basah selanjutnya adalah rambut rusak. Rambut yang masih basah ditambah air yang terjebak di bantal
membuat air rambut tidak kunjung kering. Jika basah
terus-menerus, rambut pun mengalami “bengkak” atau hygral fatigue.
Dalam kondisi ini, batang rambut terlalu
lembap sehingga justru kehilangan lapisan pelindungnya. Hal ini menyebabkan rambut rusak seperti rambut
bercabang, mengembang, kusut, dan rapuh.
3. Infeksi Kulit Kepala
Bantal bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri
yang berasal dari keringat, kotoran, debu, sel-sel kulit mati, bahkan air liur. Nah, rambut dan bantal yang
basah akan menjadi tempat sempurna untuk perkembangbiakan jamur dan bakteri.
Hal ini akan meningkatkan risiko infeksi jamur dan bakteri yang menyebabkan atau iritasi
kulit kepala. Infeksi kulit yang bisa timbul akibat tidur saat rambut basah di
antaranya ketombe dan ringworm. Infeksi kulit kepala bahkan bisa menjadi penyebab rambut rontok.
4. Flu
Saat rambut basah, suhu di sekitar kepala akan
menjadi lebih dingin dari suhu tubuh. Umumnya, temperatur badan sebesar 37
°Celsius. Meski begitu, tinjauan terbitan Clinical Microbiology Reviews (2013) mengatakan bahwa suhu di bawah 37°C
membuat virus penyebab flu bisa berkembang biak dengan mudah.
Tidak hanya itu, tidur di bantal basah membuat kamu menghirup udara dingin. Suhu yang rendah membuat
pembuluh darah di saluran pernapasan atas menyempit agar tetap hangat. Penyempitan ini rupanya bisa
menghambat sel darah putih mencapai selaput lendir pada hidung.
Akibatnya, sel darah putih kesulitan melawan kuman sehingga kamu mudah terkena flu saat tidur dengan keadaan rambut masih basah.
Parkinson di Usia Muda, Jaga Gaya Hidup
Jejak Karier AKBP Denny Kurniawan: Dari Kapolres hingga Dipecat karena Gaya Hidup Mewah dan Orientasi Seksual
Kasus AKBP Denny Kurniawan: Dipecat Polri karena Dugaan Penyimpangan Seksual dan Gaya Hidup Mewah
Penampilan Terbaru Prilly Latuconsina yang Bikin Heboh: Berat Badan Turun Drastis
Gaya Hidup Sehat Tekan Angka Kematian