Selasa, 13 Januari 2026

Ekonom : Pasar Keuangan Pilih Wait and See Tunggu Data Inflasi AS

Siti Amelia - Kamis, 11 Januari 2024 09:30 WIB
Ekonom : Pasar Keuangan Pilih Wait and See Tunggu Data Inflasi AS
Pixabay
Ilustrasi pasar keuangan.

Kitakini.news - Pelaku pasar tengah menanti rilis data inflasi yang akan menjadi motor penggerak pasar selanjutnya.

Baca Juga:

Sejuah ini ekspektasi menunjukan bahwa inflasi inti AS akan melemah, namun inflasi secara keseluruhan akan mengalami kenaikan.

"Dan pelaku pasar cenderung melihat inflasi intinya. Dan pelemahan inflasi inti akan lebih banyak memberikan kabar baik bagi pasar keuangan nantinya," kata ekonom Sumut Gunawan Benjamin, Kamis (11/1/2024).

Namun, sambungnya, data inflasi AS tersbeut bukanlah satu satunya yang akan jadi patokan khususnya pelaku pasar keuangan di Asia.

Karena China dijadwalkan akan merilis data inflasinya pada besok pagi, sesaat sebelum pasar saham di tanah air di buka.

Disisi lain, AS akan merealisasikan data inflasinya nanti malam. Sehingga pada hari ini pasar akan lebih bersikap wait and see.

"Pelaku pasar juga akan mewaspadai kemungkinan dimana China akan merilis deflasi yang bisa menjadi kabar buruk bagi pasar keuangan di Asia. Sementara itu, IHSG di sesi pembukaan perdagangan pagi ini ditransaksikan melemah di kisaran level 7.250," ungkapnya.

Sementara itu sejumlah bursa di Asia lainnya bergerak menguat disesi perdagangan pagi.

Disisi lainnya, mata uang rupiah terpantau mengalami penguatan di level 15.545 pada sesi perdagangan pagi ini. Seiring dengan penguatan rupiah tersebut, kinerja imbal hasil US Treasury juga mengalami pelemahan.

Selanjutnya, harga emas diperdagangkan lebih rendah dibandingkan dengan perdagangan kemarin sore, meskipun terpantau menguat pada perdagangan pagi ini ditransaksikan dikisaran level $2.029 per ons troy.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ekonomi Global Menunjukkan Perbaikan, Tapi Tantangan di China dan Venezuela Tetap Mengkhawatirkan

Ekonomi Global Menunjukkan Perbaikan, Tapi Tantangan di China dan Venezuela Tetap Mengkhawatirkan

Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Pasar: IHSG Bertahan, Rupiah Tertekan Defisit APBN

Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Pasar: IHSG Bertahan, Rupiah Tertekan Defisit APBN

Inflasi Indonesia Diproyeksi Naik, Geopolitik Venezuela Picu Kenaikan Harga Minyak dan Emas

Inflasi Indonesia Diproyeksi Naik, Geopolitik Venezuela Picu Kenaikan Harga Minyak dan Emas

Harga CPO Rebound, Ekonom Sumut Prediksi Kenaikan hingga 4.250 Ringgit per Ton

Harga CPO Rebound, Ekonom Sumut Prediksi Kenaikan hingga 4.250 Ringgit per Ton

Harga Jagung Naik Dekati Rp7.000 per Kg, Ekonom Revisi Proyeksi Harga Daging Ayam

Harga Jagung Naik Dekati Rp7.000 per Kg, Ekonom Revisi Proyeksi Harga Daging Ayam

IHSG Terkoreksi Akibat Profit Taking, Fenomena Alami Pasar Saham Indonesia

IHSG Terkoreksi Akibat Profit Taking, Fenomena Alami Pasar Saham Indonesia

Komentar
Berita Terbaru