Selasa, 13 Januari 2026

Harga Emas Meroket Capai Level Tertinggi

Siti Amelia - Rabu, 29 November 2023 09:49 WIB
Harga Emas Meroket Capai Level Tertinggi
pixabay
Ilustrasi emas.

Kitakini.news - Harga emas meroket menjadi $2.045 per ons troy pada perdagangan hari ini. Harga emas naik seiring dengan memburuknya prosfek kinerja US Dolar.

Baca Juga:

USD Index yang turun ke level 102.5 ditambah dengan yield US treasury yang melemah ke level 4.2%-an menjadi pemicu menguatnya harga emas pada pagi ini.

"Kinerja harga emas pada hari ini menyentuh level tertinggi dalam satu tahun terakhir," ucap ekonom Sumut Gunawan Benjamin, Rabu (29/11/2023).

Sementara itu, kinerja indeks bursa di Asia pada perdagangan pagi ini bergerak mendatar. Tidak mengalami perubahan kinerja yang terpaut jauh dengan perdagangan sehari sebelumnya.

Tidak hanya di Asia, bursa di AS dan Eropa juga bergerak mixed dan mendatar. Pola pergerakan bursa di luar dalam dua hari perdagangan polanya monoton.

"Sehingga saya tetap berpendapat bahwa IHSG sekalipun bergerak atraktif dalam dua hari perdagangan terakhir, namun secara fundamental berpeluang bergerak dalam rentang sempit atau mendatar. IHSG pada hari ini masih akan berkutat dikisaran 7.000 hingga 7.050," tuturnya.

Penguatan Rupiah memang bisa menjadi salah satu indikasi penguatan kinerja IHSG. Karena penguatan Rupiah memberikan gambaran adanya capital inflow yang masuk ke pasar keuangan di tanah air. Inflow tersebut bisa mendorong terjadinya penguatan pada pasar keuangan.

Akan tetapi secara fundamental sejauh ini pasar saham masih belum banyak dipengaruhi oleh sentimen yang mampu menggerakan pasar untuk menguat lebih jauh.

IHSG pada sesi perdagangan pagi ini di transaksikan menguat di kisaran level 7.040. Tetap waspadai kemungkinan IHSG yang berpeluang terkoreksi di bawah level 7.000.

Meskipun potensi bergerak ke 7.070 masih terbuka. Disisi lain, kinerja mata uang rupiah ditransaksikan sedikit melemah di kisaran level 15.445 per US Dolar pada perdagangan hari ini.

Rupiah secara fundamental masih menguat, karena US Dolar masih berpotensi untuk melemah seiring dnegan memburuknya imbal hasil US Treasury pada hari ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Siti Amelia
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ekonomi Global Menunjukkan Perbaikan, Tapi Tantangan di China dan Venezuela Tetap Mengkhawatirkan

Ekonomi Global Menunjukkan Perbaikan, Tapi Tantangan di China dan Venezuela Tetap Mengkhawatirkan

Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Pasar: IHSG Bertahan, Rupiah Tertekan Defisit APBN

Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Pasar: IHSG Bertahan, Rupiah Tertekan Defisit APBN

Inflasi Indonesia Diproyeksi Naik, Geopolitik Venezuela Picu Kenaikan Harga Minyak dan Emas

Inflasi Indonesia Diproyeksi Naik, Geopolitik Venezuela Picu Kenaikan Harga Minyak dan Emas

SMI Bacakan 11 Catatan Kritis untuk Indonesia, Menuju 2026 dengan Harapan Baru

SMI Bacakan 11 Catatan Kritis untuk Indonesia, Menuju 2026 dengan Harapan Baru

KPPU Dorong Persaingan Adil untuk Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

KPPU Dorong Persaingan Adil untuk Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kantor Perwakilan BI Sumatera Utara Perkuat Sinergi Ekonomi Regional di PTBI 2025

Kantor Perwakilan BI Sumatera Utara Perkuat Sinergi Ekonomi Regional di PTBI 2025

Komentar
Berita Terbaru