Selasa, 20 Januari 2026

Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara

Penurunan Bulanan, Peningkatan Tahunan
Siti Amelia - Jumat, 16 Januari 2026 16:25 WIB
Berikut Tren Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara
amelia
Wisatawan mancanegara saat tracking di Bukit Lawang, Oktober 2025 lalu.

Kitakini.news - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Utara terus menunjukkan dinamika menarik, dengan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara.

Baca Juga:

Kepala BPS Sumatera Utara, Asin Sahputra, menyampaikan bahwa pada November 2025, jumlah wisman yang masuk melalui tiga pintu utama, 2 udara dan laut, mencapai 20.987 kunjungan. Angka ini mengalami penurunan sebesar 15,45 persen dibandingkan Oktober 2025, namun tetap menunjukkan peningkatan 8,62 persen jika dibandingkan November 2024.

Secara kumulatif, dari Januari hingga November 2025, total kunjungan wisman ke Sumatera Utara mencapai 268.939, naik 17,43 persen dari periode sama tahun sebelumnya yang berjumlah 229.013. "Tren ini mencerminkan pemulihan sektor pariwisata pasca pandemi, meskipun fluktuasi bulanan tetap terjadi," terangnya.

Penurunan bulanan ini sejalan dengan tren nasional, di mana kunjungan wisman ke Indonesia turun 7,36 persen pada November 2025 dibanding Oktober, dengan total 1.229.750 kunjungan. Di Sumatera Utara, Malaysia tetap menjadi penyumbang terbesar, menyumbang 54,75 persen dari total wisman, diikuti Singapura (6,74 persen), Tiongkok (4,18 persen), dan negara-negara lain seperti Jerman, Amerika Serikat, Australia, India, Belanda, Inggris Raya, serta Thailand. "Kesepuluh negara ini berkontribusi 73,32 persen dari total kedatangan," ucap dia.

Meski kunjungan dari sepuluh negara utama turun 12,65 persen secara bulanan, beberapa negara justru mencatat kenaikan, seperti Singapura dan Amerika Serikat. Malaysia, sebagai kontributor utama, mengalami penurunan 8,20 persen, sementara Jerman mencatat penurunan terbesar sebesar 56,66 persen.

Di sisi positif, peningkatan tahunan 8,62 persen didorong oleh negara-negara seperti Malaysia, Tiongkok, Australia, dan Inggris Raya. Tiongkok menonjol dengan lonjakan 50,43 persen secara tahunan, dan secara kumulatif Januari-November 2025, negara ini mencatat peningkatan tertinggi sebesar 57,78 persen. Sebaliknya, India mengalami penurunan 0,78 persen dalam periode sama.

"Tren ini menunjukkan peluang untuk strategi promosi yang lebih tepat sasaran, terutama di pasar Asia Tenggara dan Tiongkok. BPS Sumatera Utara terus memantau perkembangan ini untuk mendukung kebijakan yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan," tandasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bobby Nasution Nilai Peran Pemprov di Danau Toba Tak Kelihatan

Bobby Nasution Nilai Peran Pemprov di Danau Toba Tak Kelihatan

Dedi Iskandar Batubara Sebut Paradigma Pariwisata Tidak Mengubah Budaya

Dedi Iskandar Batubara Sebut Paradigma Pariwisata Tidak Mengubah Budaya

Komentar
Berita Terbaru