Selasa, 13 Januari 2026

Analisis Ekonom: Kebijakan BI Dongkrak IHSG, Namun Ancam Rupiah dan Dorong Harga Emas

Siti Amelia - Rabu, 16 Juli 2025 20:35 WIB
Analisis Ekonom: Kebijakan BI Dongkrak IHSG, Namun Ancam Rupiah dan Dorong Harga Emas
pixabay
Ilustrasi
Kitakini.news - Bank Indonesia (BI) baru saja mengumumkan pemangkasan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, yang kini menjadi 5,25%.

Kebijakan ini memberikan sentimen positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang ditutup menguat 0,72% di level 7.192,018. Kenaikan IHSG ini mencolok, mengingat banyak bursa di Asia justru ditutup di zona merah.

Baca Juga:

Menurut ekonom Sumut, Gunawan Benjamin, penguatan IHSG ini merupakan respons positif terhadap kesepakatan tarif antara Amerika Serikat dan Indonesia, ditambah dengan langkah BI yang memangkas suku bunga.

"Penurunan bunga acuan akan mengurangi biaya operasional emiten di bursa, yang pada gilirannya akan merangsang pertumbuhan ekonomi dan menjadi katalis positif bagi pasar keuangan domestik," ujarnya, Rabu (16/7/2025).

Gunawan juga menambahkan bahwa tren inflasi yang rendah saat ini memerlukan respons penurunan suku bunga untuk mempercepat pembangunan.

"Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong investasi dan meningkatkan daya beli masyarakat," tambahnya.

Namun, di sisi lain, mata uang Rupiah ditutup melemah di level 16.270 per US Dolar. Pemangkasan suku bunga acuan BI memang membuka peluang terjadinya tekanan pada Rupiah.

"Setelah pengumuman BI mengenai 7 days repo rate, Rupiah sempat melemah hingga ke level 16.285 per US Dolar, namun perlahan berbalik dan ditutup di level terkuatnya hari ini," jelas Gunawan.

Sementara itu, harga emas juga menunjukkan perbaikan, ditransaksikan di level $3.336 per ons troy, atau sekitar 1,75 juta per gram. Meskipun harga emas bergerak sideways di tengah minimnya sentimen, data inflasi AS yang meningkat menjadi kabar positif bagi komoditas ini.

"Namun, ada tekanan untuk menurunkan suku bunga di saat inflasi AS justru bergerak naik," tutup Gunawan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kubis Diprediksi Jadi Sayuran Paling Tren pada 2026

Kubis Diprediksi Jadi Sayuran Paling Tren pada 2026

Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Pasar: IHSG Bertahan, Rupiah Tertekan Defisit APBN

Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Pasar: IHSG Bertahan, Rupiah Tertekan Defisit APBN

Menggila di AFCON 2025! Nigeria Hancurkan Mozambik 4–0 Tanpa Ampun

Menggila di AFCON 2025! Nigeria Hancurkan Mozambik 4–0 Tanpa Ampun

Nigeria vs Mozambik: Ujian Fokus Super Eagles, Mimpi Besar Mambas di AFCON 2025

Nigeria vs Mozambik: Ujian Fokus Super Eagles, Mimpi Besar Mambas di AFCON 2025

Istri Ditabrak Mobil dan Uang Damai Rp200 Ribu, Fiersa Besari Lapor Polisi

Istri Ditabrak Mobil dan Uang Damai Rp200 Ribu, Fiersa Besari Lapor Polisi

BTN Dukung Danantara Bangun Huntara Masyarakat Terdampak Bencana di Tamiang

BTN Dukung Danantara Bangun Huntara Masyarakat Terdampak Bencana di Tamiang

Komentar
Berita Terbaru