Minggu, 31 Agustus 2025

Ambisi Smelter Kedua di Mempawah dan Kemandirian Alumina

Siti Amelia - Rabu, 16 Juli 2025 14:08 WIB
Ambisi Smelter Kedua di Mempawah dan Kemandirian Alumina
dokumentasi
Penerimaan Alumina pertama oleh INALUM, April 2025 lalu.

Kitakini.news - Kebutuhan aluminium nasional saat ini mencapai 1,2 juta ton per tahun. Dengan kapasitas PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (INALUM) di Kuala Tanjung yang diproyeksikan mencapai sekitar 300.000 ton, masih terdapat defisit yang signifikan. Untuk menutup kesenjangan ini, INALUM memiliki target ambisius untuk membangun smelter kedua di Mempawah, Kalimantan Barat.

Baca Juga:

Pemilihan Mempawah sebagai lokasi smelter kedua bukan tanpa alasan. "Kita harus bangunnya di Mempawah, karena di situlah ada bahan bakunya, listriknya juga bisa terpenuhi dengan, ya, harus (menggunakan) batu bara," ungkap Farzah kepada wartawan di Medan, Rabu (16/7/2025).

Smelter kedua ini ditargetkan memiliki kapasitas produksi 600.000 ton aluminium, sehingga total produksi nasional dari kedua smelter bisa mencapai 900.000 hingga 1 juta ton aluminium per tahun. Target ini diharapkan dapat membawa Indonesia menuju swasembada aluminium.

Seiring dengan pembangunan smelter kedua, sambungnya, kebutuhan alumina sebagai bahan baku utama juga akan meningkat drastis. Jika total produksi aluminium mencapai 900.000 ton, maka diperlukan sekitar 1,8 juta ton alumina.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, INALUMsebagai anggota MIND ID akan membangun fasilitas pemurnian bauksit menjadi alumina yang kedua, yaitu SG2 (Smelter Grade Alumina Refinery 2).

Saat ini, Indonesia telah memiliki SG1 yang berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun, sebuah terobosan teknologi karena sebelumnya Indonesia tidak memiliki fasilitas pengolahan bauksit menjadi alumina.

Dengan beroperasinya SG2 yang juga berkapasitas 1 juta ton, total produksi alumina akan mencapai 2 juta ton per tahun. "Target 2028, SG2 sudah selesai," kata Farzah, optimis.

Baik SG2 maupun smelter kedua di Mempawah telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung kemandirian aluminium.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
INALUM Genjot Produksi Green Aluminium dengan Teknologi Mutakhir Tiongkok

INALUM Genjot Produksi Green Aluminium dengan Teknologi Mutakhir Tiongkok

Strategi INALUM Penuhi Kebutuhan Nasional, Potline Baru atau Upgrade Teknologi?

Strategi INALUM Penuhi Kebutuhan Nasional, Potline Baru atau Upgrade Teknologi?

INALUM Mengukir Prestasi dengan Dua Penghargaan di TOP CSR Awards 2025

INALUM Mengukir Prestasi dengan Dua Penghargaan di TOP CSR Awards 2025

Proyek SGAR, Langkah Strategis INALUM Menuju Kemandirian Aluminium Nasional

Proyek SGAR, Langkah Strategis INALUM Menuju Kemandirian Aluminium Nasional

Ini Kolaborasi INALUM dan Pemkab Batu Bara Tingkatkan Kualitas UMKM

Ini Kolaborasi INALUM dan Pemkab Batu Bara Tingkatkan Kualitas UMKM

INALUM Memperkuat Posisi Global dalam Industri Aluminium

INALUM Memperkuat Posisi Global dalam Industri Aluminium

Komentar
Berita Terbaru