Ekonom Sumut Prediksi Bank Indonesia Pertahankan Bunga Acuan di Level 5.5%
Kitakini.news - Bank Indonesia (BI) dijadwalkan akan mengumumkan keputusan mengenai besaran bunga acuan pada perdagangan hari ini. Ekonom Sumut, Gunawan Benjamin, memproyeksikan bahwa BI akan mempertahankan bunga acuan di level 5.5%.
Baca Juga:
"Kondisi ekonomi saat ini menunjukkan bahwa stabilitas diperlukan, dan mempertahankan suku bunga di level ini adalah langkah yang tepat," ungkap Gunawan, Rabu (18/6/2025).
Selain keputusan suku bunga, sambungnya, pelaku pasar juga menantikan pidato Gubernur BI yang akan membahas arah kebijakan moneter dan kondisi ekonomi terkini.
"Pidato ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang langkah-langkah yang akan diambil BI ke depan," tambahnya.
Namun, Gunawan mencatat bahwa tidak ada agenda ekonomi besar lainnya yang dapat mempengaruhi pasar keuangan hari ini.
Dari sisi global, data penjualan ritel di AS yang mengecewakan telah menyebabkan koreksi pada bursa saham di negara tersebut. Penjualan ritel tahunan pada bulan Mei tercatat tumbuh -0.9%, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh -0.1%.
"Kondisi ini berpotensi memberikan dampak negatif pada pasar Asia, termasuk Indonesia," kata Gunawan.
Sentimen negatif dari AS, ditambah dengan meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, telah menambah kekhawatiran pelaku pasar.
"Situasi geopolitik yang tidak stabil ini membuat investor lebih berhati-hati," jelasnya.
IHSG pada perdagangan pagi ini dibuka melemah tipis di level 7.155, sementara nilai tukar rupiah juga mengalami pelemahan ke level 16.305 per US Dolar.
Gunawan menekankan bahwa pelaku pasar hari ini akan lebih fokus pada dinamika geopolitik ketimbang agenda ekonomi tertentu. Di sisi lain, harga emas dunia juga mengalami penurunan, ditransaksikan di level $3.381 per ons troy.
"Meskipun harga emas melemah, secara fundamental masih ada dukungan dari sentimen positif, terutama di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat," tutup Gunawan.
Xabi Alonso Pergi dari Real Madrid: Dipecat Diam-Diam atau Mundur karena Tak Didukung Transfer?
Kubis Diprediksi Jadi Sayuran Paling Tren pada 2026
Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Pasar: IHSG Bertahan, Rupiah Tertekan Defisit APBN
Menggila di AFCON 2025! Nigeria Hancurkan Mozambik 4–0 Tanpa Ampun
Nigeria vs Mozambik: Ujian Fokus Super Eagles, Mimpi Besar Mambas di AFCON 2025