Selasa, 13 Januari 2026

Tengah Ketegangan Geopolitik, IHSG dan Harga Emas Menguat

Siti Amelia - Selasa, 06 Mei 2025 18:29 WIB
Tengah Ketegangan Geopolitik, IHSG dan Harga Emas Menguat
dokumentasi
Gunawan Benjamin

Kitakini.news - Pasar saham di China, termasuk Hang Seng, Shanghai, dan Shenzhen, menunjukkan performa positif dengan penutupan yang menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (6/4/2025).

Baca Juga:

Hal ini kontras dengan banyak bursa Asia lainnya yang mengalami penurunan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia juga mencatatkan penguatan signifikan sebesar 0,97%, ditutup di level 6.898,197.

Selama sesi perdagangan, IHSG bahkan sempat menyentuh level tertingginya di 6.913.

Ekonom Sumut Gunawan Benjamin mengatakan penguatan IHSG ini didorong oleh pergerakan mata uang Rupiah, meskipun Rupiah sendiri ditutup melemah di level 16.450 per US Dolar.

"Selama sesi perdagangan, Rupiah sempat tertekan hingga ke level 16.490 per US Dolar. Namun, setelah melemah di awal perdagangan, Rupiah berbalik arah dan memberikan dorongan positif bagi IHSG di sesi kedua," ujarnya.

Di tengah minimnya agenda ekonomi, pasar keuangan saat ini diwarnai oleh sentimen negatif akibat meningkatnya ketegangan antara India dan Pakistan.

Meskipun ketegangan geopolitik ini belum memberikan dampak signifikan pada pasar keuangan, para pelaku pasar tetap memantau perkembangan situasi konflik yang sedang berlangsung.

"Meskipun pasar saham tampak tenang, pasar logam mulia merespons dengan cepat. Harga emas mengalami kenaikan dan kini diperdagangkan sekitar $3.378 per ons troy, atau sekitar Rp1,8 juta per gram," tutur Gunawan.

Kenaikan harga emas ini menunjukkan bahwa pasar logam mulia mulai merasakan dampak dari ketegangan yang terjadi di kawasan Asia.

Dengan situasi yang terus berkembang, para investor diharapkan tetap waspada dan mengikuti perkembangan terkini untuk mengambil keputusan yang tepat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Pasar: IHSG Bertahan, Rupiah Tertekan Defisit APBN

Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Pasar: IHSG Bertahan, Rupiah Tertekan Defisit APBN

Inflasi Indonesia Diproyeksi Naik, Geopolitik Venezuela Picu Kenaikan Harga Minyak dan Emas

Inflasi Indonesia Diproyeksi Naik, Geopolitik Venezuela Picu Kenaikan Harga Minyak dan Emas

Konsentrasi Investor Pasar Modal di Sumut Terpusat di Medan, Didominasi Laki-Laki dan Generasi Z

Konsentrasi Investor Pasar Modal di Sumut Terpusat di Medan, Didominasi Laki-Laki dan Generasi Z

Harga CPO Rebound, Ekonom Sumut Prediksi Kenaikan hingga 4.250 Ringgit per Ton

Harga CPO Rebound, Ekonom Sumut Prediksi Kenaikan hingga 4.250 Ringgit per Ton

Harga Jagung Naik Dekati Rp7.000 per Kg, Ekonom Revisi Proyeksi Harga Daging Ayam

Harga Jagung Naik Dekati Rp7.000 per Kg, Ekonom Revisi Proyeksi Harga Daging Ayam

Strategi Investor di Tengah Profit Taking, Jaga Disiplin dan Fokus Jangka Panjang

Strategi Investor di Tengah Profit Taking, Jaga Disiplin dan Fokus Jangka Panjang

Komentar
Berita Terbaru