Sinergi PGN dan PLN dalam Mitigasi Risiko Energi Melalui BCMS

Kerja sama ini bertujuan untuk menghadapi tantangan industri dan risiko operasional yang semakin kompleks. Dengan BCMS, PGN dapat mengidentifikasi risiko, menyusun strategi mitigasi, dan mengembangkan prosedur pemulihan yang efektif, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan.
Baca Juga:
Arief Kurnia Risdianto, Direktur Manajemen Risiko PGN, menekankan pentingnya BCMS dalam meningkatkan ketahanan operasional perusahaan.
"Kami telah mengadopsi sistem ini sejak 2022 dan berhasil meraih sertifikasi ISO 22301:2019 pada 2024, yang menunjukkan komitmen kami terhadap pengelolaan keberlanjutan bisnis yang sesuai dengan standar internasional," ujarnya.
Kegiatan BCMS yang dilaksanakan Rabu, 5 Februari 2025, melibatkan PLN sebagai mitra strategis. Deni Surya Permana, EVP Manajemen Risiko Financial dan Enabler PLN.
"Kami menyambut baik sinergi ini. Dalam beberapa tahun terakhir, PLN telah memperkuat BCMS melalui berbagai strategi, termasuk diskusi publik dan pengembangan Risk Control Center, untuk meningkatkan ketahanan organisasi dan keberlanjutan bisnis di masa depan," kata Deni.
Sinergi ini diharapkan dapat menghadirkan layanan energi yang lebih andal bagi masyarakat dan industri di Indonesia.

RUPSLB Tetapkan Pengurus Baru Perseroan, PGN Mantapkan Langkah Strategis di Ekosistem Gas Bumi Nasional

Proyek Biomethane PGN Dukung Green Data Center Singapura

Integritas Nyata dalam Governansi, Amien Sunaryadi Dianugerahi GRC Lifetime Achievement Award 2025

Inisiatif PERTIWI SHG, Bangun Kesadaran Lingkungan Melalui Gotong Royong

PGN Luncurkan Tiga Inisiatif Gas Bumi untuk Dekarbonisasi
