Rabu, 10 Desember 2025

Ringgit Menguat, Pelancong Malaysia Sasar Indonesia

Fitri - Minggu, 19 Oktober 2025 22:08 WIB
Ringgit Menguat, Pelancong Malaysia Sasar Indonesia
ig@kemenpar.ri
Danau Toba, salah satu destinasi wisata andalan Indonesia
Kitakini.news - Penguatan ringgit telah mendorong lebih banyak turis Malaysia melancong ke luar negeri selama libur panjang, salah satunya adalah Indonesia.

Melansir berbagai sumber, Minggu (19/10/2025), ringgit telah menguat sebesar 5,8 persen, menjadikannya mata uang dengan kinerja terbaik di ASEAN tahun ini.

Baca Juga:

"Dengan menguatnya ringgit, sementara rupiah dan baht tetap melemah, hal ini tentu mendorong lebih banyak warga Malaysia berlibur ke luar negeri," ujar Perdana Menteri (PM) negara itu, Datuk Seri Anwar Ibrahim.

Ungkapan perdana menteri ini sejalan dengan keadaan wisata di Indonesia yang mengalami peningkatan turis, walau tidak hanya dari Malaysia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) periode Januari–Agustus 2025 ke Indonesia mencapai 10,04 juta kunjungan.

Angka ini naik 10,38 persen dibanding periode yang sama pada 2024. Angka yang mencatat rekor tertinggi sejak pandemi COVID-19.

"Capaian ini menunjukkan arah pemulihan pariwisata Indonesia berada di jalur yang benar," kata Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana.

Selain ke Indonesia, turis Malaysia juga menyasar Thailand. Bahkan, anggota parlemen Tebrau, Jimmy Puah, mengenai laporan bahwa sekitar 200 ribu warga Malaysia melintasi perbatasan ke Thailand.

Mereka, 200 ribu orang, ke Thailand selama libur panjang Hari Malaysia, baru-baru ini saja.

Publik Negeri Jiran dilaporkan menghabiskan hampir 50 juta ringgit (sekitar Rp196 miliar) untuk berbelanja dan bersantai di Hat Yai dan provinsi-provinsi sekitarnya.

Kendati demikian, Malaysia masih merajai angka kunjungan wisatawan di ASEAN.

Negeri Jiran menyambut 28,2 juta wisatawan dalam delapan bulan pertama tahun ini, menandai peningkatan 14,5 persen dari tahun ke tahun.

Angka itu mengukuhkan posisinya sebagai negara yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Malaysia Sebut Ayam Gepuk Asal Indonesia sebagai Kuliner yang Berbahaya

Malaysia Sebut Ayam Gepuk Asal Indonesia sebagai Kuliner yang Berbahaya

Berikut Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Inovasi Menu Makan Bergizi Gratis di Sumut

Berikut Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Inovasi Menu Makan Bergizi Gratis di Sumut

Bank Indonesia Bareng Pemprov Sumut Dorong Penguatan Program Makan Bergizi Gratis untuk Jaga Stabilitas Harga

Bank Indonesia Bareng Pemprov Sumut Dorong Penguatan Program Makan Bergizi Gratis untuk Jaga Stabilitas Harga

Denny Caknan dan Selebritis Lain Mau Beli Hutan agar Tidak Dialihfungsikan

Denny Caknan dan Selebritis Lain Mau Beli Hutan agar Tidak Dialihfungsikan

Kalah 0-1, Langkah Indonesia ke Semifinal SEA Games Tertahan Filipina

Kalah 0-1, Langkah Indonesia ke Semifinal SEA Games Tertahan Filipina

Sate Kambing Jadi Satu-satunya Kuliner Asia yang Masuk 10 Besar Hidangan Terenak di Dunia

Sate Kambing Jadi Satu-satunya Kuliner Asia yang Masuk 10 Besar Hidangan Terenak di Dunia

Komentar
Berita Terbaru