Bentrokan Dua Era: Umar Nurmagomedov vs Deiveson Figueiredo Siap Meledakkan UFC 324!
Duel Nurmagomedov vs Figueiredo resmi diumumkan Jumat (28/11/2025) sebagai bagian dari kartu UFC 324 pada 27 November 2025, bersamaan dengan pengumuman kartu lengkap event bersama laga utama perebutan sabuk interim kelas ringan antara Justin Gaethje vs Paddy Pimblett.
Baca Juga:
Umar Nurmagomedov datang ke fight ini dengan tekad tinggi. Setelah kekalahan pertamanya di UFC 311,ketika gagal merebut sabuk dari sang juara, Marab Dvalishvili, Umar mampu kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Mario Bautista di UFC Fight Night Abi Dhabi, 26 Oktober lalu. Dia akhirnya kembali ke Octagon dan membuktikan bahwa dia masih kekuatan utama di divisi bantam.
Sementara itu, Figueiredo punya cerita kebangkitan yang dramatis. Mantan juara flyweight itu memutus rentetan kekalahan dan cedera dengan kemenangan split decision atas Montel Jackson pada Oktober 2025. Langkah ini menjadi awal posisinya di kelas bantam, dan kini berhadapan dengan calon penantang atas.
Bagi Figueiredo, kemenangan di laga ini bisa mengokohkan statusnya sebagai penantang serius di divisi bantam. Sedangkan bagi Nurmagomedov, ini kesempatan untuk kembali ke jalur sabuk juara dan membuktikan bahwa kekalahannya hanyalah "perjalanan sementara."
Nurmagomedov, petarung muda dengan gaya gulat dan ground control khas Dagestan, melawan Figueiredo, veteran mantan juara dengan pengalaman besar dan kemampuan finishing, ini pertemuan dua generasi berbeda dalam satu Octagon.
Kemenangan bisa membawa pemenang ke posisi terdepan untuk sabuk bantam. Dengan divisi yang sedang dinamis, hasil laga ini bisa mengubah peta persaingan.
Bagi Figueiredo, kemenangan akan membuktikan bahwa dia masih relevan di divisi baru. Bagi Nurmagomedov, ini pertaruhan harga diri dan peluang gelar.
Menurut komunitas penggemar dan situs prediksi pertarungan, sebagian besar condong ke Nurmagomedov, karena umur, konsistensi dan gaya dominannya. Namun jangan remehkan Figueiredo: pengalamannya bisa membuat dia berbahaya, terutama jika berhasil membawa pertarungan ke ground atau memanfaatkan celah. Situasi tidak boleh dianggap remeh.
Sumber: Sherdog, lowkickmma.com, fightfull.com, mmafighting.com
JDM Tantang Carlos Prates Demi Tiket Duel Ulang Lawan Islam Makhachev
Islam Makhachev Double Champion & Petr Yan Rebut Gelar, Rekap Lima Kemenangan Terbesar UFC 2025
Hasrat Islam Makhachev ke UFC White House Terbentur Sikap Tegas Khabib
Raja Baru UFC dari Asia Tenggara Lahir, Legenda Henry Cejudo Pamit di Akhir Comeback Pahit
Spektakuler! Petr Yan Kalahkan Merab Dvalishvili dan Raih Kembali Gelar Juara Kelas Bantam UFC