Minggu, 21 April 2024

FIFA Beri Sanksi pada Lima Klub Sepakbola di Indonesia, Ini Nama-Namanya

Penetapan Sanksi FIFA pada Lima Klub Sepakbola Indonesia pada Waktu Berbeda
Sukri - Kamis, 04 April 2024 02:09 WIB
FIFA Beri Sanksi pada Lima Klub Sepakbola di Indonesia, Ini Nama-Namanya
istimewa
Markas FIFA di Zurich, Swiss. (Foto: okezone.com)
Kitakini.news -Badan sepak bola dunia FIFA menjatuhkan sanksi kepada lima klub sepakbola yang berlaga di kompetisi sepakbola profesional Indonesia. Dari lima klub yang disanksi, satu di antaranya merupakan klub yang berlaga di Liga 2 musim 2023/2024, sedangkan tiga klub lainnya berlaga di Liga 2 musim kompetisi 2023/2024.

Baca Juga:

Melansir situs resmi FIFA, tiga klub Liga 2 yang mendapatkan sankai tersebut yakni Persiraja Banda Aceh, Sada Sumut, dan Persikab Kabupaten Bandung. Sementara Persiwa Wamena sebelumnya pernah berkompetisi di Liga 1 (Liga Super) dan Liga 2 (Divisi Utama). Sementara klub Liga 1 adalah Persija Jakarta. Sanksi yang diberikan berupa embargo transfer selama tiga periode.


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), embargo adalah larangan perdagangan atau komunikasi yang diberlakukan terhadap suatu negara, kota, atau organisasi sebagai tindakan protes atau sanksi. Dalam konteks lain, embargo juga dapat merujuk pada larangan atau pembatasan yang diberlakukan terhadap suatu aktivitas, seperti larangan transfer dalam kasus klub sepak bola


Awal masa hukuman untuk masing-masing klub tidak sama. Persija dan Persiraja mulai dijatuhi hukuman sejak 26 Januari 2024, sedangkan Persikab dan SADA memulainya masa hukumannya pada 26 Februari 2024 lalu.


Untuk Persiwa, hukuman itu dijatuhkan terhitung sejak 12 Mei 2022 dan belum ditentukan kapan dicabut. Meski demikian, secara prinsip saat ini Persiwa sudah tidak eksis lagi dalam kompetisi sepak bola tanah air, setelah merger dengan tim Cirebon, Bina Putra.


FIFA tidak menjelaskan kasus apa yang membuat kelima klub itu terjerat hukuman. Namun mengutip Peraturan Status dan Transfer Pemain dan Kode Disiplin FIFA, embargo dapat dijatuhkan karena beberapa hal, seperti kewajiban pembayaran yang jatuh tempo, pemutusan kontrak tanpa alasan jelas, dan kegagalan membayar jumlah relevan secara tepat waktu.


Embargo transfer adalah sanksi yang secara hukum menghalangi suatu klub untuk mendaftarkan pemain baru setelah merekrut mereka. Meskipun klub masih bisa merekrut pemain, mereka tidak dapat mendaftarkan mereka ke asosiasi sepak bola nasional, sehingga pemain tersebut tidak dapat bermain.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Peringkat Timnas Indonesia di FIFA Melejit, Jadi Tiga Besar di ASEAN Lampaui Malaysia dan Singapura

Peringkat Timnas Indonesia di FIFA Melejit, Jadi Tiga Besar di ASEAN Lampaui Malaysia dan Singapura

Persija Jakarta Berhadapan dengan Sanksi FIFA: Manajemen Optimis Masalah akan Dibereskan

Persija Jakarta Berhadapan dengan Sanksi FIFA: Manajemen Optimis Masalah akan Dibereskan

Persiraja Banda Aceh, Gagal ke Liga 1, Kini Disanksi Embargo Transfer oleh FIFA

Persiraja Banda Aceh, Gagal ke Liga 1, Kini Disanksi Embargo Transfer oleh FIFA

Mirisnya Nasib Sada Sumut dan Persekab Bandung, Sudah Degradasi Disanksi FIFA Pula

Mirisnya Nasib Sada Sumut dan Persekab Bandung, Sudah Degradasi Disanksi FIFA Pula

Perebutan Peringkat Ketiga Liga 2 Leg 1, Persiraja Ditahan Imbang Malut United 0-0

Perebutan Peringkat Ketiga Liga 2 Leg 1, Persiraja Ditahan Imbang Malut United 0-0

Mantan Pelatih PSMS Medan Suharto AD Berjuang Sembuh dari Stroke: Harus Semangat

Mantan Pelatih PSMS Medan Suharto AD Berjuang Sembuh dari Stroke: Harus Semangat

Komentar
Berita Terbaru