Kapal Motor Penumpang Tenggelam di Selat Bali, Lima Tewas
Melansir berbagai sumber, Kamis (3/7/2025), kecelakaan laut ini terjadi pada Rabu 2 Juli 2025 malam. Saat tenggelam, kapal membawa 65 orang.
Baca Juga:
"Saat ini, operasi SAR masih berlangsung dengan dukungan armada laut dan tim penyelamat dari berbagai instansi terkait. Upaya pencarian terhadap penumpang lainnya masih terus dilakukan," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Muhammad Masyhud, Kamis (3/7/2025).
Masyhud menyampaikan, hingga pukul 10.00 waktu setempat, total telah ada 31 orang penumpang yang dievakuasi dalam kondisi selamat dan telah ditangani di Pelabuhan Gilimanuk. Sedangkan lima orang dilaporkan meninggal dunia.
Masyhud merinci kapal mengangkut 53 penumpang, 12 kru, dan 22 kendaraan saat berlayar.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam pernyataan resmi menyebutkan, kejadian tersebut pertama kali terpantau pada pukul 23.20 WIB, ketika KMP Tunu Pratama Jaya mengalami gangguan dan menyampaikan permintaan bantuan melalui saluran komunikasi radio.
"Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal mengalami blackout pada pukul 23.35 WIB. Tidak lama berselang, kapal tersebut terbalik dan hanyut ke arah selatan, dengan posisi terakhir tercatat pada koordinat -08°09.371', 114°25.1569'," kata Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, Kamis (3/7/2025).
ASDP pun mengimbau khususnya pengguna jasa penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk untuk tetap tenang, waspada terhadap kondisi cuaca, dan mengikuti arahan resmi dari otoritas pelabuhan.
"Situasi operasional di pelabuhan tetap dikendalikan secara ketat dengan mengedepankan aspek keselamatan pelayaran," kata Shelvy.
Efek Bencana di Aceh, Stasiun Penelitian Orangutan Ketambe Tutup
Tak Bisa ke Lokasi Bencana, Ivan Gunawan Gelontorkan Rp150 Juta untuk Korban
Kesaksian Rukiatno Warga Tanjungpura Terobos Banjir Besar Demi Berjumpa Anak Istri di Binjai
Berhasil Kumpulkan Rp1 M, Praz Teguh Berangkat ke Sumatera
LIhat Langsung Korban Bencana, Verrell Bramasta Menangis di Sumbar