Kamis, 25 Juli 2024

Gunung Marapi Meletus Lagi, Suaranya Sampai Bukittinggi

Fitri - Kamis, 30 Mei 2024 20:19 WIB
Gunung Marapi Meletus Lagi, Suaranya Sampai Bukittinggi
Instagram.com/@kabaupadati_official
Gunung Marapi yang berada di Sumatra Barat itu kembali erupsi pada Kamis (30/5/2024) pukul 13.04 WIB.
Kitakini.news - Gunung Marapi meletus lagi, warga panik karena suara dentumannya terdengar hingga Bukittinggi. Gunung berapi yang berada di Sumatra Barat itu kembali erupsi pada Kamis (30/5/2024) pukul 13.04 WIB.

Melansir berbagai sumber, Kamis (30/5/2024), atas peristiwa ini, status Gunungapi Marapi berada pada Level III (Siaga).

Baca Juga:

"Masyarakat hendaknya memakai masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari dampak jika terjadi hujan abu," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Muhari.

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi sementara ini sekitar 2 menit 2 detik.

Kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut.

Sebagai informasi, Gunung Marapi terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Ketinggiannya mencapai 2.891 meter dari permukaan laut.

Suara dentuman erupsi Marapi pun membuat warga di daerah Kabupaten Agam berhamburan keluar rumah. Sebagian dari mereka masih trauma dengan rentetan peristiwa dari efek erupsi.

Gunung Marapi pertama kali erupsi di Minggu (3/12/2023) yang saat itu menimbulkan korban nyawa dari kalangan pendaki gunung yang terjebak.

Dampak erupsi terus terjadi di awal Mei 2024 dengan musibah banjir bandang lahar dingin dari aliran sungai yang berhulu langsung ke Gunung Marapi.

Karena itu, Muhari pun mengimbau warga yang tinggal di sekitar Gunungapi Marapi untuk selalu waspada dan tidak melakukan kegiatan dalam wilayah radius 4,5 kilometer dari pusat erupsi.

"Waspada terhadap potensi risiko bahaya lahar yang dapat terjadi terutama saat terjadi hujan," ujarnya.

Ia juga meminta agar seluruh pihak menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

"Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah," pungkas Muhari.*

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BNPB Pasang 12 Titik EWS di Lereng Marapi

BNPB Pasang 12 Titik EWS di Lereng Marapi

Tak Mau terus Mengungsi, Warga Ingin Normalisasi Ngarai Sianok

Tak Mau terus Mengungsi, Warga Ingin Normalisasi Ngarai Sianok

Sekolah Belum Dibersihkan, Siswa Belajar di Masjid Sungai Jambu

Sekolah Belum Dibersihkan, Siswa Belajar di Masjid Sungai Jambu

Anggota Keluarga Korban Lahar Dingin Ikhlaskan Keluarga Yang Belum Ditemukan

Anggota Keluarga Korban Lahar Dingin Ikhlaskan Keluarga Yang Belum Ditemukan

Perbaikan Jalan Nasional di Lembah Anai terus Dipercepat

Perbaikan Jalan Nasional di Lembah Anai terus Dipercepat

Duapuluh Lima Sungai di Bawah Gunung Marapi Kondisi Rusak Berat Ancam Keselamatan Warga

Duapuluh Lima Sungai di Bawah Gunung Marapi Kondisi Rusak Berat Ancam Keselamatan Warga

Komentar
Berita Terbaru