Meninggal Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ratusan Pelajar Nyalakan Lili Didepan Polres Asahan
Kitakini.news - Seratusan pemuda menyalakan lilin di Halaman Mapolres Asahan, Rabu (12/3/2025) malam sebagai bentuk simpati dan rasa solidaritas terhadap teman mereka yang meninggal dunia karena diduga telah dianiaya oknum Polisi hingga tewas.
Baca Juga:
Seperti diketahui, Pandu Brata Syahputra Siregar, seorang anak yatim piatu dan merupakan siswa kelas XII SMA Katolik Panti Budaya Kisaran, Asahan meninggal diduga ditendang oknum Polisi hingga tewas.
Kejadian bermula, Minggu (8/3/2025) dini hari saat petugas dari Polsek Simpang Empat membubarkan aksi balap liar dan saat itu korban bersama empat rekannya menonton balap liar dan karena takut ditangkap lantas melarikan diri.
Saat dikejar petugas korban yang berboncengan empat dalam satu sepeda motor melompat dan mengalami luka pada wajah dan berhasil diamankan oleh petugas untuk dibawa ke Polsek Simpang Empat.
Supriyono Siregar, sepupu korban tidak membantah bahwa terjadi pemukulan yang dilakukan oleh petugas. Peristiwa itu diceritakan korban sebelum meninggal dunia. Begitu juga hasil Rontgen yang dilakukan oleh pihak keluarga.
Sementara itu Kasi Humas Polres Asahan Iptu Anwar Sanusi membantah petugas melakukan pemukulan. Petugas menilai bahwa korban meninggal akibat terjatuh dari sepeda motor. (**)
Polres Tapteng Salurkan 9.000 Liter Air ke Empat Titik Terdampak Banjir Bandang Tukka
Begal Pelajar SD Untuk Beli Sabu, Bari Ditembak Polisi
AKBP Wira Berangkatkan 5 Truk Makanan dan Obat Bantuan Bencana Tapsel
Di Sidimpuan, Pengecer BBM Jual Diatas HET Terancam Ditangkap Polisi
Dorong Produktivitas Petani Asahan, Gubsu Beri Bantuan Alsintan